Bentuk Solidaritas IMM Jabar Bagi Muslim Uighur

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 20 Desember 2018 11:02 WIB

MUHAMMADIYAH. ID, BANDUNG - Mengecam keras terhadap tindakan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Pemerintah Cina terhadap Komunitas Muslim Uighur, Dewan Pimpian Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Barat Gelar Aksi dan mendesak Kepala Daerah untuk ikut menyuarakan perhatiannya.

Ibadi Rahim, Sekretaris Jendral (Sekjend) DPD IMM Jabar meyatakan tindakan biadab yang dilakukan oleh Pemerintah Cina harus dihentikan. Ia beserta aktifis Islam lain juga menyerukan kepada Gubernur Jabar untuk ikut mengecam kebiadaban yang dilakukan oleh Pemerintah Cina.

“IMM Jabar beserta seluruh aktifis Islam di Jabar memohon kepada Ridwan Kamil untuk ikut mengecam rezim Cina yang telah melakukan pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur," tegasnya

Sesuai keterangan tertulis yang diterima tim Muhammadiyah.id pada Kamis (20/12), aksi pengecaman terhadap kebiadaban pemerintah Cina terhadap Muslim Uighur di Jabar akan terus mengalir dan semakin bergejolak.

“Di Indonesia terkhusus Jawa Barat akan terus bergejolak dan takkan terbendung. Karena rasa solidaritas Muslim Jawa Barat sangat kuat, termasuk kepada Muslim Uighur di Cina,” ucapnya.

Menurutnya, solidaritas sesama masyarakat dunia yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan sesama Muslim harus menjadi alasan utama Gubernur Jabar untuk ikut menyuarakan pengecaman terhadap tindakan rezim Cina. Terlebih hal tersebut adalah permintaan mayoritas Muslim di Jawa Barat.

Ibad menganggap, tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Cina ini sebagai pencideraan terhadap nilai kemanusiaan universal.

“Jika berdalih melawan radikalisme dan ekstrimisme, tindakan yang dilakukan oleh Cina keterlaluan dan melampaui batas, serta melanggar niali HAM secara masal kepada Muslim Uighur di Xinjiang,” tandasnya.

Shared:
Shared:
1