UM Sukabumi Borong Medali Kejuaraan Pencak Silat Nasional

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 Desember 2018 15:44 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SUKABUMI – Kebanggaan dirasakan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), pasalnya  melalui mahasiswanya berhasil memborong 8 medali dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional Kemenpora Bandung Lautan Api Championship yang berlansung di GOR ITB Jatinagor, pada 14-16 Desember 2018. Raihan 8 medali itu di rahi oleh para mahasiswa UMMI setelah berhasil menyisihkan pesilat handal dari berbagai daerah dan perguruan silat yang ada di Indonesia.

Delapan medali yang didapat itu diantaranya 4 medali emas yang di raih oleh Riska Rahayu (Tunggal Putri tangan kosong), Maulana Muhammad Rizky (Kelas E Putera), Muslihin (Kelas E Putra), Candra Rima Yusufi (Kelas H Putera), sedangkan 1 medali perak diraih leh Riska Marselianda (Kelas B Puteri) dan 3 medali perunggu yang masing-masing di raih Lodi Fahlapi (Kelas D Putera), Lendi (Kelas B Putera) dan Indah Fatimah Aznita (Kelas A Puteri). Raihan juara juga menempatkan Riska Rahayu sebagai pesilat terbaik putrid dewasa dalam kejuaraan pencak silat ini.

Keberhasilan mahasiswa UMMI dalam mengukir prestasi disambut hangat oleh Rektor UMMI, Sakti Alamsyah yang mengucap terimakasih dan rasa bangganya atas prestasi mahasiswa UMMI.

“Terima kasih kepada mahasiswa, yang telah berupaya keras mengharumkan nama lembaga, lanjutkan prestasinya dan raih prestasi yang lebih baik lagi, UMMI siap memberikan dukungan,” ucapnya.

Sementara itu Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UMMI, M. Riski Adi Wijaya mengucapkan banyak terimakasih atas doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademik. 

“Alhamdullillah atas ridho Allah dan dengan semangat kegigihan tim UKM Tapak Suci UMMI berhasil melaksanakan pertandingan dengan menang, selamat dan Insha Allah barokah dengan perolehan medali sebanyak 4 emas, 1 perak,  3 perunggu dan pesilat terbaik putri dewasa Riska Rahayu dari Program Studi Pendidikan Jasmani. Semoga keberhasilan ini bisa bermanfaat untuk UMMI.” ucap M. Riski Adi Wijaya yang juga merupakan dosen Pendidikan Jasmani UMMI. (Andi)

Sumber: Humas UM Sukabumi 

Shared:
Shared:
1