MDMC Libatkan Peran Guru Dalam Pemulihan Palu

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 Desember 2018 12:39 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PALU – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah terus melakukan pemulihan Palu pasca gempa pada September 2018 lalu. Pemulihan itu dilakuan dengan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (bimtek) Dukungan Psikososial bagi Guru Pendidikan Menegah dan Pendidikan Khusus. Acara ini dilaksanakan selama lima hari dari tanggal 17-21 Desember 2018 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Palu.

Acara yang melubatkan sekitar seribu guru tingkat SMA/SMK dan SLB di Palu ini terlaksana ata kerjasama MDMC dengan Kemendikbud dan lembaga-lembaga lain yaitu Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) NU, Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Kerlip dan Lingkar. Selain di Palu atas kerjasama dengan lembaga tersebut juga diadakan di daerah Donggola, Sigi, dan Parigi Moutong.

Budi Santoso, Ketua Devisi Pengurangan Risiko dan Kesiapsiagaan MDMC PP Muhamadiyah selaku Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan, terselenggaranya kegiatan ini adalah upaya MDMC memberikan pembekalan bagi para guru di daerah terdampak bencana khsusunya di Palu agar mempunyai kemampuan untuk terus member pendampingan psikososial kepada para siswa dan rekan sejawat.

Dalam pelatihan ini para peserta mendapatkan materi-materi antara lain Fiqih Bencana, Manajemen Stress, Standar Pelayanan, Minimal Pendidikan saat Bencana, Perlindungan Anak Dukungan Teknis Psikososial untuk Guru, Dukungan Teknis Psikososial untuk Anak dan Remaja. Palatihan dilaksanakan dengan berbagai metode antara lain ceramah, diskusi, simulai dan presentasi dengan di selingi beberbagai game dari para peserta.

Pelatihan ini selain sebagai bimtek secara tidak langsung menjadi ajang silaturahim dari berbagai peserta pasca gempa, tsunami dan inkubasi yang mereka alami. Bahkan dalam sesi materi ada seorang peserta yang berkesempatan bercerita apa yang dialami saat bencana.

Acara pelatihan ini juga menjadi harapan lebih bagi peserta yang mengikuti bimtek. Seperti yang disampaikan oleh Nurpadila, Guru SMK N 5 Palu.

“Saya mengikuti pelatihan ini sebagai bagian untuk menghilangkan rasa trauma akibat bencana yang kami alami. Setelah pelatihan ini saya berharap dapat menerapkan ilmu yang saya dapat dan berbagi kepada siswa saya,” harapnya. (Andi)

Sumber: Sapari (Relawan MDMC)

 

Shared:
Shared:
1