Muhammadiyah Ikut Berkontribusi Membangun Banyuwangi

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 18 Desember 2018 09:20 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Muhammadiyah dalam membangun Banyuwangi. Terutama dalam sosial-kemasyarakatan, pendidikan dan kesehatan. Hal itu disampaikan dalam peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi, pada Ahad (16/12) malam di Kompleks Masjid At-Taqwa, Rogojampi, Banyuwangi.

“Tangan pemerintah sangat terbatas. Kontribusi dari masyarakat, terutama Muhammadiyah memberikan kontribusi yang sangat penting. Banyak sekolah, rumah sakit, dan lain sebagainya yang didirikan Muhammadiyah di Banyuwangi,”katanya.

Total ada lebih dari seratus lembaga pendidikan Muhammadiyah di Banyuwangi dengan belasan ribu pelajar yang menuntut ilmu di dalamnya. Juga rumah sakit yang terus melayani warga Banyuwangi.

Menurut Anas, sinergi yang dibangun antara Muhammadiyah dan pemerintah daerah Banyuwangi selama ini perlu terus dijaga dan ditingkatkan.

 “Mari terus bergandengan membangun Banyuwangi tercinta,” ajaknya dalam sambutannya.

Kemajuan Banyuwangi yang tak terlepas dari kontribusi Muhammadiyah juga disampaikan oleh Sekertaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mut’i yang mengapresiasi Kabupaten Banyuwangi dalam membangun daerahnya.

“Dulu, Banyuwangi ini dikenal dengan daerah klenik, daerah santet. Tapi sekarang sudah berubah menjadi destinasi wisata dan beragam progam inovatif lainnya,”kata Mut’i

Mut’i berharap ke depan Banyuwangi bisa terus tumbuh dengan masyarakat yang semakin sejahtera.

“Semoga tambah maju, wisatanya berkembang dan sektor lain berkembang. Wagranya bisa semakin sejahtera karena perkembangan-perkembangannya,” harapnya.

Selain itu, Mu’ti juga mengajak warga Muhammadiyah untuk turut berkontribusi memamjukan daerah.

“Tema milad kali ini adalah ta’awun unuk negeri. Kita warga Persyarikatan Muhammadiyah turut berkontibusi kepada negara, bersama-sama membangun republik ini. ” terangnya. 

Mu’ti juga menegaskan bahwa Ta’awun untuk negeri adalah bagian dari komitmen kebangsaan Muhammadiyah.

“Amal usaha Muhammadiyah tidak hanya untuk Muhammadiyah, tapi untuk semua anak bangsa,” tegasnya.

Peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah tersebut juga ditandai dengan peresmian Masjid At-Taqwa di Kecamatan Rogojampi.

“Selain peresmian masjid ini, juga ada peresmian dan peletakan batu pertama 25 Amal Usaha Muhammadiyah di beberapa tempat di Banyuwangi,” ungkap Ketua PDM Banyuwangi, Mukhlis Lahuddin.

Selain ribuan warga Muhammadiyah, peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah di Banyuwangi juga dihadiri sejumlah tokoh ormas Islam antara lain dari Nahdatul Ulama (NU), LDII, dan Al-Irsyad. (Andi)

Shared:
Shared:
1