Haedar: Muhammadiyah Harus Tumbuhkan PTM yang Unggul dan Inovatif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 17 Desember 2018 15:09 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SIDOARJO- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir hadiri pelantikan rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) periode 2018-2022, Hidayatulloh pada Senin (17/12) bertempat di Hall lantai 7 gedung KH Ahmad Dahlan UMSIDA.

Dalam pidato amanatnya, Haedar menuturkan bahwa UMSIDA harus menjadi kampus yang unggul dan inovatif.

"Kualitas harus lebih ditingkatkan, dan harus sejalan dengan visi yang telah dirancang hingga tahun 2038," ucap Haedar.

Selain menjalankan visi untuk internal, UMSIDA juga harus berperan menjalankan visi bangsa, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Muhammadiyah dalam menjalankan visi tersebut tidak hanya retorika, namun dengan aksi nyata, dibuktikan dengan hadirnya 174 PTM, dan Muhammadiyah juga telah menyumbangkan 10% jumlah mahasiswa nasional," jelas Haedar.

Selain itu, kehadiran Muhammadiyah juga berperan dalam mengembangkan pusat-pusat keunggulan (center of excellence).  Menuju revolusi industri 4.0 indonesia harus banyak menciptakan center of excellence, kalau tidak indonesia akan kalah berdaya saing dengan negara" lain.

"Indonesia harus punya pusat-pusat keunggulan yang menjadi tonggak untuk meraih kemajuan, salah satunya yakni lembaga pendidikan yg berkualitas.
PTM menjadi kekuatan penggerak persyarikatan, bagaimana AUM tumbuh kembang bersama persyarikatan," ujar Haedar.

Menurutnya, kekuatan penggerak akan menjadi tonggak dalam peningkatan kualitas. Perlu pembinaan AIK dikalangan dosen, karyawan, dan mahasiswa. Karena, apalah artinya kita besar secara kuantitas tanpa diikuti dengan kualitas

"Ada 4 cara dalam menjaga integritasPTM, yakni menegakkan dan menjunjung tinggi nilai keadaban, memproduksi dakwah yang membawa pada pembaharuan (tajdid),  pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menanamkan bagaimana kita keluar dari pejumudan," katanya. (Adam)

Shared:
Shared:
1