MDMC PP Muhammadiyah Fokus Pada Hal Komprehensif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 17 Desember 2018 13:08 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL – Konsep bantuan kemanusiaan yang dikembangkan oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah tidak hanya sebatas bantuan medis. MDMC PP Muhammadiyah kini berkembang untuk menjangkau cakupan  bantuan tidak hanya pasca terjadi bencana namun hingga kebutuhan masyarakat ketika akan bangkit lagi setelah bencana.

Hal tersebut disampaikan, Zuhdiyah Nihayati dalam acara Seminar Kebencanaan “Medics For Humanity” yang bertempat di Ruang Serbaguna Lt.10 Universitas Ahmad Dahlan, Senin (17/12).

“Seiring besarnya kapasitas yang dimiliki Persyarikatan, MDMC PP Muhammadiyah menyadari bahwa yang menjadi kebutuhan para korban bencana ataupun penyintas tidak hanya sebatas kebutuhan medis saja maka MDMC Muhammadiyah mulai menggalakkan program Komprehensif bagi para penerima bantuan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, MDMC PP Muhammadiyah masih terus mengembangkan program bantuan kemanusiaan internasional salah satunya di Bangladesh.

“Kami memulai program bantuan kemanusiaan di Bangladesh ini sejak tahun 2017 dan masih bertahan hingga sekarang dengan mengirimkan 50 orang tenaga medis kesana. Program ini setidaknya telah membantu 30.000 orang,” kata dia.

Sedangkan pada program nasional, MDMC PP Muhammadiyah masih terus membantu korban bencana di Lombok, Palu, Sigi, dan Donggala.

“Kami masih terus membantu korban bencana alam pada tingkat Nasional, yang masih berjalan tentunya Lombok, Palu, Sigi, dan Donggala. Untuk tingkat provinsi, daerah, cabang juga masih banyak kegiatan yang tidak bisa disebutkan satu-persatu,” paparnya.

MDMC PP Muhammadiyah akan terus berkomitmen melakukan pekerjaan-pekerjaan kemanusiaan sebelum terjadi bencana maupun setelah terjadi.

“Selama ini MDMC telah melakukan banyak kegiatan seperti pelatihan relawan, medical officer, balai pengobatan, penguatan komunitas-komunitas, dan program lainnya untuk menghadapi bencana. Kegiatan ini akan terus menurus dilakukan beserta pengembangan bantuan lainnya,” pungkasnya.  (Syifa)

Shared:
Shared:
1