Gerakan IMM Merupakan Sayap Dakwah Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 12 Desember 2018 11:22 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SUKABUMI – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Sukabumi Periode 2017-2018 resmi menggelar acara Musyawarah Cabang (musycab) di Ballroom Hotel Balconi. Musycab ini berlangsung selama dua hari sejak Sabtu sampai Ahad, 8-9 Desember 2018.

“Musycab ini merupakan musyawarah tertinggi IMM di tataran pimpinan cabang. Oleh karena itu, mari jaadikan momentum ini untuk mengevaluasi kinerja dan melakukan pembenahan,”ujar Rika Nur Janah, Ketua Bidang Immawati PC IMM Sukabumi.

Rika menjelaskan, gerakan IMM harus bersinergi dengan ortom atau Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah setempat.

Sementara itu, Seketaris Umum PC IMM Sukabumi Haikal mengatakan, gerakan IMM merupakan sayap dakwah Muhammadiyah. Jadi, gerakan IMM harus sejalan dengan gerakan Muhammadiyah.

Kata Haikal, Momentum musyawarah cabang ini harus menjadi ruang bagi segenap elemen IMM Sukabumi untuk merumuskan rencana strategis dan gagasan-gagasan gerakan untuk IMM Sukabumi berkemajuan.

 “Momen ini seyogyanya menghasilkan catatan-catatan reflektif, evaluasi, dan strategi untuk meneruskan dan memajukan gerakan IMM Sukabumi pada periode selanjutnya,” katanya.

Acara yang dibuka oleh Walikota Sukabumi ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi publik dengan alumni IMM dan aktivis Sukabumi. Selain itu, juga hadir para kader se-Sukabumi yang memeriahkan dan mengikuti musyawarah dengan khidmat.

Musyawarah tertinggi di tingkat pimpinan cabang IMM Sukabumi ini menghasilkan 13 nama formatur di antaranya, Ranti, Dede Yusuf, Asep Saepul Gaos, Rayhan, Andrizal, Sri Wahyuni, Rajib Rivaldi, Alif, Iqbal,

Maulana Ibrahim, Sutardi, Agung maulana dan Dewi nurdiwiyati.  Rajib Rivaldi terpilih sebagai ketua formatur. 13 orang formatur terpilih akan menyusun komposisi personalia PC IMM Sukabumi periode 2018-2019. (Andi)

Sumber: Humas UM Sukabumi 

Shared:
Shared:
1