Mahasiswi UM Surabaya Kampanyekan Stop Kekerasan Seksual

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 12 Desember 2018 11:16 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SURABAYA - Kritik atas banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dilingkungan pendidikan, Komunitas Wanita Muda Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) kampanyekan aksi dan galang penandatanganan Stop Kekerasan Seksual.

Dilakukan di Lantai Dasar (Landas) Geudng At-Tauhid Tower UM Surabaya, pada Senin (10/12), merupakan puncak dari acara 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

Tersengat kasus yang menimpa seorang mahasiswa yang beberapa waktu sempat viral, ketika ia melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di salah satu daerah Tertingal di Indonesia. Sebelumnya kasus itu menguap begitu saja sebelum ada aksi yang dilakukan oleh salah kelompok jurnalis kampus tersebut mengangkat kisahnya.

Disampaikan oleh Arin Setyowati, Koordinator Aksi, sekaligus Wakil Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UM Surabaya.

“Kasus tersebut menambah daftar kekerasan seksual pada lingkup kampus dan tentu ini sangat memprihatinkan sehingga kami perlu melakukan aksi ini,” tuturnya.

Aksi tersebut disimbolkan dengan alat peraga manekin yang berbentuk seperti badang laki-laki dan perempuan. Kemudian partisipan memberikan tanda berupa stiker yang ditempel dibagian tubuh manekin yang mereka anggap rawan untuk terjadinya kekerasan seksual.

Setelah selesai, Arin mendapat hasil bagian tubuh yang paling banyak ditempel stiker adalah dada dan alat kelamin.

Ia mengatakan, aksi yang dilakukan adalah sebegai upaya mengkampanyekan dan diharapkan dapat memicu kepedulian masyarakat terhadap isu ini. “Ini sebagai langkah awal untuk menunjukkan kami peduli terhadap kasus ini,” katanya

Sebagai simbol bentuk perjuangan, dalam aksi ini dibagikan kaktus kepada para partisipan sebagai simbol perjuangan korban kekerasan seksual.

Shared:
Shared:
1