UNISA Yogyakarta Berangkatkan 12 Mahasiswa Fisioterapi ke Palu dan Donggala

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 11 Desember 2018 12:42 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA - Tim Unisa Peduli bekerjasama dengan MDMC Muhammadiyah memberangkatkan 12 Mahasiswa Universitas `Aisyiyah Yogyakarta dari program studi Fisioterapi menuju Palu Sulawesi Tengah, pada Jumat (7/12).

Keberangkatan 12 mahasiswa dalam rangka kegiatan kemanusiaan ini dilepas langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unisa M. Ali Imron.

Sebelum melepaskan beberapa mahasiswanya untuk bertugas di Palu, Ali Imron memberikan pesan agar dalam masa recovery disana mahasiswa harus bisa memaksimalkan perannya dalam membantu para korban agar mereka mampu bangkit dan percaya diri lagi dalam menjalankan aktivitas keseharianya.

“Kami juga sudah menghubungi teman- teman dari Ikatan Fisioterapi di Palu, agar bisa membantu mahasiswa kita ini dalam bertugas,” ucap Imron.

Sementara Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan, mengatakan dalam masa transisi kondisi relatif tenang dibandingkan pada masa tanggap darurat, bukan berarti dalam masa transisi ini pekerjaan dalam membantu korban semakin ringan akan tetapi MDMC berkomitmen sampai masa transisi habis pada bulan februari akan tetap menjalankan tugasnya untuk membantu para korban yang ada di tenda pengungsian dengan segala keterbatasanya.

“Para warga terdampak sangat membutuhkan pendampingan, memang persoalanya bukan hanya bersifat teknis medis atau di fisioterapis, akan tetapi persoalanya menjadi menyeluruh,” tutur Budi.

Nantinya 12 mahasiswa ini akan disebar dibeberapa posko MDMC yang ada di Palu, Donggala dan Sigi.

Sumber: Humas UNISA

Shared:
Shared:
1