UM Sidenreng Rappang Diharap Kembangkan Pusat Pendidikan Halal Pertanian

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 11 Desember 2018 10:16 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, RAPPANG - Setelah disatukan, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Rappang menjadi Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melakukan banyak perbaikan. Salah satunya melalui pemilihan ciri khsusus atau pelabelan kampus.

Sebelumnya, pada Ahad (9/12) sebanyak 33 dosen baru UMS Rappang mendapat pembekalan mengenai penguatan tetang nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahaan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Ambo Asse.

Ia menjelaskan bahwa, menjadi bagian di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bukan hanya soal ikatan kerja, tapi juga harus memiliki pengetahuan tentang Islam dan Muhammadiyah.

“Menjadi dosen bukan hanya soal pekerjaan. Bukan hanya soal Tri Dharma perguruan tinggi semata, namun juga harus dibarengi dengan Al Islam dan Kemuhammadiyahan,” tegas Ambo Asse.

Memilih ciri khsusu atau pelabelan kampus seperti yang telah dimiliki oleh UniversitasMuhammadiyah lainnya. Rais Rahmat Razak, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) penyatuan STKIP dan STISIP Muhammadiyah Rappang menyebutkan UMS Rappang direncanakan akan menjadi kiblat label halal, khususnya dalam produk pertanian.

"Insya Allah Universitas Muhammadiyah Rappang akan menjadi rujukan atau kiblat pelebelan produk halal," ungkap Rahmat Razak pada Senin (10/12).

Diharapkan kedepan UMS Rappang akan memiliki Center of Halal. Ini dimaksudkan untuk menguatkan peran Umsira dalam melalui persaingan yang ketat antar Perguruan Tinggi.

“Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (Umsu) dikenal dengan astronominya, Universitas Muhammadiyah Makassar dikenal dengan kelautannya. Kita mencirikan diri dengan produk halal dalam produk pertanian,” pungkasnya.

Shared:
Shared:
1