Tapak Suci Salah Satu Latihan Pembentukan Karakter

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 10 Desember 2018 10:31 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, TASIKMALAYA– Tasikmalaya menjadi tuan rumah dilaksanakannya Musyawarah Wilayah (Musywil) Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) XV. Kegiatan tersebut akan dilangsungkan selama dua hari, Sabtu 8 Desember hingga Ahad 9 Desember 2018. Peserta Musywil adalah perwakilan siswa, kader, dan pedekar dari seluruh Pimpinan Daerah Tapak Suci se-Jawa Barat.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya, Syarif Hidayat, mengucapkan selamat datang kepada para peserta Musywil.“PDM akan dukung penuh acara ini. Menurutnya, Tapak Suci menjadi sarana latihan pembentukan karakter. Hal pertama yang menunjang pembentukan karakter adalah moral, akhlaq. Ini diajarkan di Tapak Suci, bagaimana menjadi pribadi yg kerja keras dan tidak culas. Kedua, meningkatkan kompetensi. Di sini mereka dilatih bagaimana berkolaborasi, kreatif dan berpikir kritis. Ketiga, berwawasan luas. Ini pentingnya literasi. Jadi siswa dan para kader harus mengeksplor perkembangan budaya, ekonomi, teknologi, dan lain sebagainya sebagai penunjang pembentukan karakter baik mereka,” ungkapnya.

Dipilihnya Kota Tasik sebagai lokasi penyelenggaraan musywil, menurut Pimpinan Wilayah  Tapak Suci Jabar, Uum Syarif Usman, Pendekar Muda, karena Tasikmalaya memberi peran yang strategis terhadap Tapak Suci Jawa Barat. “Strategi keilmuan dan manajemen organisasi di sini terurus dengan baik dan alhamdulillah Pimpinan Daerah Tapak Suci Tasikmalaya cukup banyak menyumbang prestasi untuk Tapak Suci Jabar,” ujarnya.

Tapak Suci merupakan salah satu organisasi otonom muhammadiyah yang menjadi kekuatan dakwah islam di bidang jasmani/ragawi dan seni. Tema yang diambil dalam musywil tersebut adalah Revitalisasi Perguruan Menuju Tapak Suci Berkeunggulan.

Hal ini disoroti oleh ketua PWM Jabar, Suhada, bahwa Tapak Suci berkeunggulan. Ia berharap Tapak Suci dapat melahirkan kader bangsa dan agama melalui pembanguna pribadi yang berkesalehan dan berkemajuan.  “Tapak Suci memiliki potensi, kearifan, keterampilan, sesuai dengan potensi masing-masing kader. Karenabangsa ini tengah menanti kader-kader Muhammadiyah yang unggul di masa mendatang,” tegasnya.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua Pimpinan Pusat Tapak Suci dengan dengan penancapan senjata sugoku.

Hadir pada kesempatan tersebut 22 dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat. Sedangkan pembukaan musywil dihadiri oleh berbagai tamu undangan dari berbagai unsur, seperti unsur pemerintahan meliputi Gubernur dan Walikota, IPSI Jabar, Kapolres, Danlanud, Dandim, Organisasi otonom dan Amal Usaha Muhammadiyah di lingkungan kita Tasikmalaya. (Syifa)

 

Sumber : Hidayah NU

Shared:
Shared:
1