Tuan Rumah Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII Tuai Berbagai Pujian

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 02 Desember 2018 10:05 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA – Penyelenggaraan Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah telah usai. Berlangsung di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan menghasilkan Ketua Umum baru, Sunanto (Cak Nanto) dan Dzulfikar A. Tawalla sebagai Sekrearis Jendral PP Pemuda Muhammadiyah.

Banyak dinamika yang bergulir selama perhelatan sejak pra-tanwir pada hari Ahad (25/11) dilanjut pembukaan pada hari Senin (26/11) hingga terpilihnya Cak Nanto sebagai nahkoda baru Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah pada Kamis (29/11) dini hari.

Di luar dinamika forum, beberapa rangkaian acara diselenggarakan untuk memeriahkan perhelatan 4 tahunan ini. “Panitia Lokal atau PWPM DIY mempersiapkan rangkaian acara ini dengan sangat matang. Disebelah timur Sportorium UMY digelar bazaar. Dihadiri oleh ratusan orang Bazaar dibuka oleh Dahnil Anzar Simajuntak, Gita Danupranata (Ketua PWM DIY) dan Iwan Setiawan (Ketua PWPM DIY) selepas pembukaan Muktamar pada pukul 13.00 WIB,” ujar Abby Mukti, Panitia Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII, Sabtu (1/12).

Mulai dari Wildan seorang da’i cilik, sanggar Merah Putih DPD IMM DIY hingga pegelaran Wayang Gendhing Bahana turut memeriahkan rangkaian acara Bazaar Muktamar ini. Diskusi bencana oleh MDMC, dakwah kaum milenial oleh Muhammad Jazir hingga diskusi KOKAM dari masa ke masa oleh Afnan Hadikusumo merupakan rangkaian dialog yang diselenggarakan panitia dilokasi Bazaar.

“Dua bulan menjadi kurung waktu yang sempit, walau dengan biaya yang cukup sulit Pemuda Muhammadiyah DIY telah berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai PWPM yang solid dan berkapasitas,” kata Abby.

Abby juga menyampaikan, semangat teman-teman DIY adalah semangat ikhlas, semangat tersebut yang menggerakan hati dan diri teman-teman kami. Tidak ada satupun dari teman-teman panitia memiliki misi lain selain misi mencari ridho’ Illahi.

“Semoga penyelenggaran Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII di Yogyakarta dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, menghasilkan kepemimpinan yang amanah dan bermartabat,” tambah Abby Mukti.

Salah satu Panitia Lainnya, Agung Wijayanto mengatakan menjadi panitia memang tidak mudah selain harus berkorban waktu dan tenaga serta meninggalkan pekerjaan, panitia harus siap tombok dan sabar dalam menerima keluhan dan masukan yang ada.

Sementara itu, salah satu peserta Suryansyah Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Mamuju Sulawesi Barat berpendapat, pelaksanaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVII di Yogyakarta telah menghadirkan silaturahim antara anak-anak muda se-Indonesia sehingga dapat terus menebarkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil’alamiin.

“Kita patut bersyukur dan berbangga diberi kesempatan untuk hadir sebagai peserta pada kegiatan muktamar kali ini. Semoga Pemuda Muhammadiyah terus menyemai benih-benih kebaikan, berpacu untuk menjadi insan terbaik dan mencerahkan peradaban serta memajukan Indonesia, dan yang terakhir terima kasih Yogyakarta selaku penyelenggara Muktamar kali ini,” ungkap dia.

Apresiasi positif banyak diberikan kepada Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY. Penyelenggaraan Mukatamar XVII dinilai sebagai salah satu penyelenggaraan Muktamar terbaik. Hal tersebut tidak lepas dari peran rektor UMY, Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P beserta segenap jajarannya. UMY memiliki andil yang sangat besar dalam melangsungkan penyelenggaraan Muktamar kali ini. (Syifa)

Shared:
Shared:
1