Kokam sebagai Bagian Nafas Kehidupan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 28 November 2018 23:34 WIB
MUHAMMADIYAH.ID, BANTUL – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) bukan sekadar berseragam lalu bertugas dalam pengamanan dan sejenisnya, tetapi KOKAM merupakan nafas kehidupan Muhammadiyah. Hal ini menjadi pesan penting dalam acara “Bedah Buku Sejarah KOKAM” dalam Bazar Muktamar ke-XVII Pemuda Muhammadiyah, Selasa (27/11). 
 
Dalam bedah buku tersebut hadir sebagai pembicara Iwan Setiawan Ketua PWPM Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus penulis, dan Ketua PDM Kota Yogyakarta Akhid Widi Rahmanto.
 
Iwan dalam acara tersebut mengatakan, penyusunan buku KOKAM membutuhkan perjuangan berat. Selain harus mencari banyak buku-buku referensi yang berhubungan dengan KOKAM, ia juga harus mendapatkan informasi  melalui wawancara dari beberapa nara sumber yang dulunya menjadi bagian dari KOKAM. 
 
Dalam bukunya itu Iwan juga menjelaskan bagaimana dituliskannya latar belakang sejarah KOKAM. 
 
“Karena sejarah KOKAM sangat minim sekali, apalagi ketika di tanyakan oleh para alumni banyak sekali versi dalam cerita sejarahnya. Makanya buku ini hadir untuk memuat semua versi cerita itu dan buku ini hadir untuk mengapresiasi perjuangan KOKAM selama ini,” jelasnya. 
 
Sementara itu pembedah lain Akhid, menjelaskan pebentukan KOKAM pada masa itu sebagai ide yang cerdas. 
 
“Muhammadiyah ketika didirikan, bangsa dalam keadaan kritis. Begitu pula KOKAM juga berdiri di saat bangsa sedang kritis. Saya pikir, pembentukan KOKAM saat itu adalah ide cerdas dan langkah yang cerdas Muhammadiyah, “ jelasnya.  
 
Akhid sebagai pembedah juga mengapresiasi hadirnya buku “Sejarah KOKAM” yang di tulis oleh Iwan Setiawan. “Buku ini menjadi oase untuk mencari sejarah dari KOKAM, saya percaya buku ini akan menjadi penggerak semangat bagi KOKAM,” katanya. 
 
Akhid, juga berharap lebih kepada KOKAM sebagai eksponen di Muhammadiyah harus optimalkan fungsinya menjadi wadah potensi bagi para warga Muhammadiyah. Sehingga KOKAM tidak hanya sekadar tugas pengaman saja. 
 
“Saya berharap Muktamar kali ini menjadi momen mengoptimalkan dan memberdayakan anggota KOKAM. Mengingat, tugas Muhammadiyah ke depan lebih berat untuk membangun bangsa, maka sangat penting KOKAM untuk berkontribusi aktif bagi Muhammadiyah dan bangsa,” harapnya. (Andi
Shared:
Shared:
1