Haedar: Momen Milad Menjadi Saat yang Tepat untuk Bermuhasabah Diri, Membenahi Kekurangan dan Meningkatkan Kebaikan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 19 November 2018 12:37 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, SURAKARTA -- Momen milad menjadi saat tepat untuk bermuhasabah diri, membenahi kekurangan dan meningkatkan kebaikan. Menapaki usia ke-106 tahun, Muhammadiyah terus menggerakkan syiar keagamaan dari tataran ranting hingga pusat.

"Perkembangan persyarikatan terus mengalami kemajuan. Namun, tetap ada beberapa poin yang bisa kita muhasabahi bersama," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada acara Konsolidasi Nasional Pimpinan Muhammadiyah, Ahad (18/11) di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Terkait poin yang perlu dievaluasi, salah satunya adalah syiar agama di ruang baru (media sosial). Haedar mengatakan bahwa saat ini, media sosial memberi banyak pengaruh yang kompleks. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Muhammadiyah.

"Ini menjadi pikiran kita bersama, bagaimana kita bisa memaksimalkan media sosial sebagai ruang baru untuk berdakwah. Medsos kini, telah menjadi realitas baru dalam bermasyarakat," katanya.

Haedar menambahkan, Muhammadiyah harus bisa bertabligh di medsos. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentang pengetahuan agama.

"Selain itu, jika kita tidak bisa mengimbangi kebutuhan dunia media sosial saat ini, kita akan ketinggalan jauh. Lebih dari itu, jika kita tak mampu, bisa saja masyarakat (melalui medsos) akan mendapatkan informasi keagamaan dari pandangan dan sumber lain," tambahnya.

Di akhir, Muhammadiyah berkomitmen untuk memaksimalkan syiar di ruang baru, kembali menguatkan basis jamaah dengan menghidupkan masjid, ranting dan lain-lain. (nisa)

Shared:
Shared:
1