Mu’allimin Undang Atase Pendidikan KBRI Mesir Adakan Pelatihan Pembelajaran Bahasa Arab

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 13 November 2018 15:11 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA - Menyongsong usianya yang genap 100 tahun  pada tanggal 8 Desember 2018 mendatang, berbagai kegiatan positif dan inovatif terus dilakukan oleh Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, baik yang bersifat internal maupun eksternal.

Bermitra dengan Atase Pendidikan KBRI Mesir, kali ini Mu'allimin menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Bahasa Arab untuk Penutur NonArab se-Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (12/11). Peserta terdiri dari para guru pengampu mata pelajaran Bahasa Arab tingkat SD, SLTP, SLTA, Perguruan Tinggi, pesantren mahasiswa, serta perwakilan dari pondok-pondok pesantren se-Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pelatihan yang dibuka oleh direktur Mu'allimin Aly Aulia menghadirkan pemateri dari pihak Atase Pendidikan KBRI Mesir, Ahmad Abdul Athi Abdul Aziz Ismail, atau lebih akrab dengan panggilan Syeih Ahmad.

"Pembelajaran Bahasa Arab yang berbasis bahasa Al Qur'an membutuhkan pengembangan yang terus-menerus dilakukan kepada peserta didik. Konsepnya, pembelajaran bahasa Arab harus dapat membuat siswa merasa enjoy dan senang", kata Syeih Ahmad yang sudah selama dua bulan menjadi pendamping pembelajaran bahasa Arab bagi para santri Mu'allimin.

Menurutnya, para pendidik harus mampu menerapkan teknik-teknik dan model-model pembelajaran yang ideal dalam upaya mengembangkan pembelajaran bahasa Arab. Pengembangan itu mencakup kemampuan dalam aspek mendengarkan (al istima'), berbicara (al kalam), membaca (al qiro'ah), maupun menulis (al kitabah). 

Dalam sambutan pembukaannya direktur Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta Aly Aulia menyatakan bahwa Mu'allimin akan selalu siap membersamai sekolah, madrasah, serta lembaga terkait lainnya untuk bersama-sama mengembangkan model-model pembelajaran bahasa Arab yang ideal bagi peserta didik. Menurutnya, para guru harus mampu berinovasi secara kreatif agar pembelajaran bahasa Al Qur'an ini menjadi pelajaran yang diminati dan diidolakan oleh peserta didik.

"Secara khusus, selama ini Mu'allimin selalu konsen untuk terus menggandeng pihak-pihak yang sangat kompeten di luar negeri, utamanya Mesir dan juga Turki untuk berupaya bersama demi mewujudkan misi kita membumikan bahasa Arab di kalangan anak didik kita. Insya Allah bersama Bapak/Ibu sekalian tujuan mulia tersebut akan tergapai," tukas Aly yang alumni Universitas Al Azhar, Mesir itu. (HN)

Shared:
Shared:
1