Muhammadiyah Gali Sejarah Masuknya Islam di Kota Barus

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 06 November 2018 09:48 WIB

MUHAMMADIYAH.ID,SIBOLGA Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  Tapanuli Tengah melepas Tim Ekspedisi Ahmad Dahlan untuk menelusuri Kota Barus, sebagai upaya pengungkapan sejarah Kota Barus sebagai kota awal masuknya Islam dari Kerajaan Samudera Pasai.

Grand LaunchingEkspedisi Ahmad Dahlan “Road to Barus” dilakukan pada, Ahad (4/11) di Masjid Agung Sibolga, Tapanuli Tenggah.

Ketua PDM Tapanuli Tenggah, Rasidin Barasa mengungkapkan, tim yang dibentuk oleh PP Muhammadiyah ini menjadi basis gerakan yang akan menguatkan serta menambahkan bentuk-bentuk rekam jejak sejarah awal persebaran peradaban Islam di Nusantara melalui Barus.

“Potensi harus dilestarikan, sebagai upaya untuk penginggat sejarah awal pesebaran Islam,” jelasnya.

Sementara, Imam Prihadiyoko, Ketua Tim Ekspedisi menambahkan. Sejak diresmikannya titik nol Islam Nusantara di kecamatan Sibolga pada 2017 silam oleh Presiden RI, belum ada eksplorasi lanjutan dan mendalam untuk menguatkan pemilihan Sibolga sebagai titik nol awal persebaran Islam di Nusantara.

“Untuk mendukung pengukuhan tersebut. Maka, Muhammadiyah akan mengkaji lebih dalam mengenai kesejarahannya,” ungkapnya.

Pihaknya dalam melakukan eskspedisi tersebut melibatkan para sejarahwan, arkeologi dan sosiolog. Dalam penelusurannya, tim akan berada di lokasi selama tiga bulan.

Ekspedisi yang dialkukan di wilayah Tapanuli Tenggah merupakan agenda kedua, setelah sebelumnya tim telah melakukan ekspedisi di Palembang dalam tajuk “Mencari Jejak Islam”. (a'n)

Shared:
Shared:
1