Wakil Walikota Palu Sampaikan Rasa Terima kasih Kepada Relawan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 05 November 2018 08:31 WIB

MUHAMMADIYAH.ID, PALU – MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) sebagai lembaga penanggulangan bencana Persyarikatan Muhammadiyah yang bergerak dalam tiga aspek kegiatan migitasi dan kesiapsiagaan, tanggap darurat bencana dan rehabilitasi mendapat apresiasi lebih dari Sigit Purnomo Syamsuddin Said, Wakil Walikota Palu dalam penanganan gempa Sulawesi Tengah yang sudah bergerak satu hari selepas gempa dan tsunami melanda. Kiprah MDMC dalam melakukan tanggap bencana pastinya tidak dapat dipisahkan dengan peran Lembaga Zakat Infaq Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) sebagai lembaga filantropi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.

Rasa terima kasih Wawali disampaikan pada saat Tim MDMC berkunjung ke Rumah Dinas Wakil Bupati Palu, pada Jum’at (2/11) dalam rangka kunjungan balasan Wawali Palu yang beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke salah satu pos layanan MDMC di Pantoloan, Palu.

“Atas nama Walikota Palu dan seluruh masyarakat kota Palu kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya dan seluas-luasnya kepada keluarga kami MDMC. Yang alhamdulillah sudah hadir di kota Palu sejak hari pertama terjadinya gempa dan tsunami sampai hari ini dalam rangka misi kemanusiaan. Mudah-mudahan aksi kemanusiaan yang dilaksanakan oleh MDMC membantu mengurangi luka dan duka masyarakat kota Palu yang terdampak bencana gempa dan tsunami,” kata Sigit Purnomo atau yang akrab disapa Pasha ini.

Dijelaskan terpisah oleh Pepi Perdiansyah, Anggota Tim TDRR dan media MDMC PP Muhammadiyah maksud dari kunjungan MDMC untuk berkoordinasi dengan Wakil Wakilota Palu terkait progam hunian sementara (huntara) yang siap dibangun MDMC.

“Kunjungan MDMC ke Wakil Wakilota Palu terkait progam hunian sementara yang diprogamkan MDMC karena membutuhkan kejelasan dari pemerintah soal lahan rekolasi yang siap untuk didirikan hunian sementara. Koordinasi ini penting agar hunian sementara segara dibangun sebelum masyarakat bersama pemerintah membangun kembali rumah yang terdampak gempa,” jelasnya pada redaksi muhammadiyah.or.id, pada Ahad (4/11). (Andi)

Shared:
Shared:
1