Kerjasama dengan UMP, SM Diskusikan Buku Kuliah Kemuhammadiyahan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 03 November 2018 15:42 WIB
MUHAMMADIYAH. ID, PURWOKERTO-Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir hadiri peluncuran dan bedah buku kuliah Kemuhammadiyahan kerjasama Suara Muhammadiyah dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Sabtu (3/11) di UMP. Sebelumnya, peluncuran serupa juga telah dilakukan di Universitas Muhammadiyah Makassar beberapa waktu yang lalu. 
 
Dalam sambutannya, rektor UMP Syamsuhadi Irsyad mengungkapkan bahwa melalui teologi al-Maun, Muhammadiyah telah membuktikan diri sebagai gerakan yang sangat menekankan pentingnya amal saleh. Menurutnya dengan menekuni wilayah praksis sosial keagamaan berarti Muhammadiyah telah melaksanakan prinsip a faith with action atau mengajak dengan amalan dan tindakan konkrit. 
 
“Hadirnya ribuan Rumah Sakit, Sekolah dan AUM lainnya merupakan bentuk konkret dakwah peradaban Muhammadiyah,” ungkapnya. 
 
Dijelaskan rektor, bahwa Ideologi Muhammadiyah berwatak kemajuan, karena Islam merupakan agama yang mengandung nilai-nilai kemajuan. 
 
“Muhammadiyah telah mempraktikkan ajaran sedikit berbicara banyak bekerja, berdisiplin, bekerja keras, dan tanggung jawab secara organisasi,” ujarnya. 
 
Sementara Haedar yang juga merupakan penulis buku tersebut mengungkapkan, isi buku kuliah Kemuhammadiyahan ingin menampilkan pemikiran KH Ahmad Dahlan yang punya dua sisi, satu sisi pemurnian islam, dimana nilai-nilai akidah, ibadah, akhlak, itu memang harus murni. Tapi murni pun harus melahirkan kekayaan yang menimbulkan ruhani, alam pikiran, dan perilaku keislaman yang baik. 
 
“Yang kedua orientasi pembaharuan. Jadi Muhammadiyah ini melahirkan sekolah, ruamah sakit, perguruan tinggi, kemudian dakwah juga sampai ke pelosok, lalu bikin  banyak lembaga ekonomi dan sosial. Itu bagian dari aktualisasi islam. Jadi bukan hal yang pragmatis tapi aktualisasi dari nilai – nilai Islam,” tandasnya.
 
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Tafsir, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMP Baedhowi, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyumas, serta Direktur Suara Muhammadiyah Deni Asyari. 
 
Kontributor: Tegar Roli
Shared:
Shared:
1