Memaknai Sumpah Pemuda dengan Meneguhkan Identitas Kebangsaan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 27 Oktober 2018 22:14 WIB

MUHAMMADIYAH.ID,  YOGYAKARTA – Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober dinilai Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti sebagai momentum tonggak dan manifesto menuju kemerdekaan Indonesia.

Mu’ti mengatakan Sumpah Pemuda mengandung pesan utama tentang pentingnya persatuan bangsa dalam mencapai cita-cita kemerdekaan.

Selain itu, Mu’ti juga menyebutkan, terdapat tiga hal penting dalam membangun persatuan, Pertama, kesamaan visi mengenai masa depan. Kedua, perlunya memiliki jiwa besar untuk menanggalkan sektarianisme dan primordialisme kedaerahan, kesukuan, dan politik.

“Sedangkan yang ketiga, perlunya kepercayaan diri terhadap identitas kebangsaan dan ke-Indonesiaan,” imbuhnya.

Menurut Mu’ti generasi muda perlu mengambil pelajaran dari semangat dan nilai-nilai Sumpah Pemuda, yaitu semangat pentingnya membina persatuan, meneguhkan identitas, dan memahami cita-cita masa depan yang cemerlang.

“Generasi muda perlu membangun sikap percaya diri ditengah dunia global dengan senantiasa belajar dari bangsa-bangsa lain untuk meningkatkan kualitas diri dengan memelihara dan menjaga nilai-nilai utama dari bangsa sendiri,” jelasnya.

Muti juga menjelaskan bahwa tanggung hawab memajukan Indonesia juga dimiliki generasi muda.

“Generasi muda memiliki tanggung jawab kebangsaan untuk memajukan Indonesia dan memperkenalkan Indonesia dalam kancah dunia,” tutupnya. (Syifa)

Shared:
Shared:
1