Liku Mubaligh Unismuh, Dari Mengisi Ceramah Hingga Mengangkut Gabah Petani

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 02 Agustus 2012 14:17 WIB

Makassar- Malam mengisi ceramah dan menjadi imam shalat tarwih, siang membantu petani mengangkut gabah dan memberikan penyuluhan pertanian terpadu pada jamaah mesjid di kelurahaan malele Ponra selatan kabupaten luwu, demikian aktifitas Mubaligh Hijrah Unismuh,Arsyad. sementara itu, Ansar,mubaligh hijrah yang bertugas di Tanatoraja,melaksanakan tugas dakwah dari gunung ke gunung dengan berjalan kaki di daerah Bonggakaradeng karena jalanan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan karena melewati lereng gunung.

Demikian dosen Universitas Muhammadiyah Makassar Husni Yunus, saat dikonfirmasi program mubaligh hijrah Universitas Muhammadiyah Makassar, siang ini, Kamis (02/07/2012). Sejak diterjunkan sejak awal ramadhan lalu menurut Husni, para Mubaligh telah melakukan banyak aktifitas di wilayahnya masing-masing, dan hal tersebut tetap dalam pantauan dosen pembimbing.

Beberapa cerita lain seperti, Rahmah Mubaligahah tiap hari menempuh 25 km dengan mengendarai sepeda motor di desa daddang Sabbang Luwu Utara, dan sudah beberapa kali harus tergelincir naik motor menuju lokasi dakwah, meskipun wanita tapi tidak kalah semangat dengan yang lainnya. Menurut Ismail, salah satu peserta program Mublaigh Hijrah, dalam melaksanakan dakwah di perbatasan Sulawesi Tengah di kabupaten mamuju utara, melakukan tugas dakwah dengan melaksanakan dakwah dengan model pemberdayaan, materi-materi dakwah mengarah pada peningkatan kualitas petani dan peningkatan ekonomi. Hal unik lainnya, Kastan, Mahasiswa PUT Unismuh, yang hafal Alquran 15 Juz, telah menjadi idola masyarakat Majene, sehingga mesjid yang di tempati ceramah dan shalat tarwih selalu penuh dari awal hingga saat ini.

Shared:
Shared:
1