Kirim Bantuan dan Terjunkan Relawan ke Palu, TNI Apresiasi Keterlibatan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 09 Oktober 2018 16:55 WIB
MUHAMMADIYAH. OR. ID, BALIKPAPAN - Muhammadiyah turut terlibat dalam penanganan bagi korban gempa yang terjadi di Palu beberapa pekan yang lalu. 
Kiprah Muhammadiyah dalam memberikan bantuan tersebut mendapatkan apresiasi dan pengakuan dari Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto.
 
Subiyanto menyampaikan bahwa bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah, menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga sudah seharusnya semua pihak, termasuk Muhammadiyah ikut membantu memulihkan mereka.
 
“Saya selaku Pangdam menyampaikan apresiasi terhadap Muhammadiyah yang telah sudi memberikan bantuan, kemudian mengirimkan relawan-relawannya,” kata Mayjen TNI Subiyanto usai memimpin upaca pelepasan 300 prajurit Yonzipur 17/Ananta Darma dan Denzipur 8/GM pada Ahad (7/10).
 
Sementara Kapten Laut A Zulqayyim, yang ikut membantu para relawan juga menyampaikan tanggapan dukungan kepada Muhammadiyah.
 
“Kami ucapkan juga terima kasih kepada rekan-rekan KOKAM Muhammadiyah yang sudah rela untuk memberikan bantuan, tenaga kepada teman-teman, saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Palu,” kata Kapten Laut Zulqayyim.
 
Sekadar diketahui, sebanyak 40 orang relawan Muhammadiyah dari unsur Komando Kesiapsigaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Tim SAR dan Tim Alfa Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), ikut serta dalam upacara. Hal itu disampaikan Mashuri Masyhuda selaku Komandan KOKAM Nasional.
 
“Saya dari Muhammadiyah, yang memberangkatkan  sekitar 40 orang relawan kami lewat KRI Surabaya,” kata Mashuri.
 
Sebanyak 40 orang relawan Muhammadiyah dan 20 ton bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng, akhirnya diberangkatkan dengan KRI Surabaya dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kaltim.
Seluruh bantuan dan relawan Muhammadiyah tiba di Pelabuhan Pantoloan, Palu, Sulteng, pada hari Senin (8/10/2018).
Shared:
Shared:
1