Mahasiswa UMP Abdikan Diri ke Pedalaman Papua

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 08 Oktober 2018 14:49 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PAPUA BARAT - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melepas 30 mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa melalui Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) di Universitas Pendidikan Muhammadiyah (Unimuda) Sorong Papua Barat.

Seperti diketahui, program tersebut merupakan Hibah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Dalam hal ini, FKIP UMP menggandeng Unimuda Sorong Papua sebagai mitra untuk pelaksanakan program tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik UMP Anjar Nugroho menuturkan, program pertukaran pelajar ini sebagai salah satu bentuk penerapan teknologi dalam pembelajaran. Dimana, sistem pembelajaran pada program pertukaran ini menggunakan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). 

“Ya ini adalah program SPADA atau pertukaran pelajar anatara mahasiswa kami PGSD UMP dengan mahasiswa PGSD Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong,” katanya, Senin (8/10/2018).

Lebih lanjut Anjar mengatakan, program pertukaran mahasiswa melalui SPADA ini sudah berjalan untuk kedua kalinya.

“Ini adalah program yang kedua dan sudah berjalan dengan baik, baik mahasiswa kami (UMP) juga mahasiswa sorong sangat memanfaatkan secara maksimal acara itu. Banyak sekali manfaat yang bisa mereka dapatkan, seperti budaya dan tukar nilai-nilai, baik dari institusi pendidikan untuk bisa diterapkan disana,” katanya.

Sementara itu Dekan FKIP UMP Pudiyono, memberikan arahan agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Saya berharap para mahasiswa bisa menjaga nama baik almamater dan harus lebih banyak memperoleh nilai manfaat dengan model pembelajaran dengan budaya yang berbeda,” kata Pudiyono.

Pudiono juga menuturkan mahasiswa yang ikut dalam program tersebut telah lolos tahap seleksi.

"Sebelumnya kami telah melakukan berbagai seleksi internal terlebih dahulu dan kesemuanya adalah mahasiswa yang dianggap lolos dari seleksi tersebut," katanya.(tgr/Humas UMP)

Shared:
Shared:
1