‘Aisyiyah Jateng Gencar Kampanyekan Program Keluarga Sakinah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 08 Oktober 2018 09:38 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SEMARANG – Meningkatnya kasus  perceraian, kekerasan dalam rumah tangga dan pernikahan usia dini belakangan ini menarik perhatian ‘Aisyiyah. Melihat kasus tersebut, Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah terdorong untuk menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Bimbingan Perkawinan Bagi Lembaga Bina Keluarga Sakinah yang berlangsung di Gedung Balai Pelatihan SLB Semarang. Kegiatan ini terselenggara selama dua hari, pada Sabtu 6 Oktober sampai Anad 7 Oktober 2018.

Peserta Bintek Perkawinan yang berasal dari 35 Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa TengahKegiatan yang melibatkan perwakilan dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Se-Jawa Tengah ini diikuti oleh 70 peserta yang masing-masing daerahnya mengirimkan dua orang. Dengan focus tujuannya yaitu untuk memberi bimbingan dan pembekalan pada calon pengantin dan anak usia pra nikah.

Kegiatan di buka secara resmi oleh Ummul Baroroh Ketua PWA Jawa Tengah. Disampaikan oleh Ummul Baroroh kegiatan Bintek Fasilitator Bimbingan Perkawinan sangat penting dan strategis bagi ‘Aisyiyah ditengah maraknya kasus-kasus perceraian yang disebabkan oleh banyak hal dimasa akhir-akhir ini.

“Angka perceraian kian hari kian marak, disebabkan oleh beberapa faktor seperti ekonomi, sosial budaya, dan kurangnya pemahaman agama pasangan. Sedangkan hal lain adalah usia nikah yang terlalu dini, KDRT, dan persoalan kurangnya didikan moral agama menyebabkan rapuhnya perkawinan. Dari situlah kemudian ‘Aisyiyah perlu hadir memberikan Bimbingan Perkawinan yang sangat penting bagi calon pengantin,” jelasnya.

Hal senada bahwa pentingnya ‘Aisyiyah hadir dalam permasalahan maraknya perceraian juga disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PWA Jawa Tengah, Lintal Muna, ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam dan otonom Muhammadiyah merasa terpanggil dengan begitu banyaknya masalah perceraian sehingga ‘Aisyiyah perlu hadir memberikan Bimbingan Teknis Perkawinan lewat Fasilitator yang terlatih.

“Kegiatan ini juga menyoroti faktor yang menjadi penyebab terjadinya perceraian. ‘Aiyiyah melalui kegiatan ini juga menekankan pentingnya menciptakan keluarga sakinah yang merupakan progam unggulan ‘Aisyiyah untuk masyarakat dan bangsa,” pungkasnya. (Syifa)

Sumber : Noer (PWM Jateng)

Shared:
Shared:
1