Pendidikan ISMUBA Menjadi Ciri Khusus dan Keunggulan Pendidikan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 30 September 2018 19:00 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANGKA BELITUNG -  Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Training of Trainer (TOT) Al-Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA) region Bangka Belitung yang diikuti oleh utusan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Bangka Belitung, PWM Sumatera Selatan, PWM Riau, PWM Kepulauan Riau, PWM Banten, PWM DKI Jakarta, dan PWM Jawa Barat di Padang Baru Distrik, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada tanggal 27 hingga 30 September 2018.

Menurut Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah,. Baedhowi, bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah, pendidikan ISMUBA memiliki kedudukan yang sangat sentral sebagai ciri khusus dan keunggulan.

“Masyarakat, khususnya umat Islam percaya dan menaruh harapan besar kepada sekolah dan madrasah Muhammadiyah untuk dapat mendidik generasi muda islam yang cedas dan shalih. Kepercayaan dan harapan itu merupakan tantangan bagi sekolah dan madrasah Muhammadiyah untuk mampun memberikan pelayanan pendidikan Islam yang modern, bermutu dan berkeunggulan,” terang Baedhowi.

Karena itu Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah mengembangkan standar pendidikan ISMUDA, baik kurikulum, buku teks pelajaran, maupun pembelajarannya.

“Pengembangan kurikulum ini diharapkan secara signifikan mendorong peningkatan mutu keunggulan sekolah dan madrasah Muhammadiyah, sehingga mampu memenuhi hajat pendidikan umat Islam yang modern, berkemajuan dan relevan dengan kompetensi yang diharapkan pada generasi emas kita nanti,” urai Baedhowi.

Sementara Sekretaris Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Alpha Amirrachman, menambahkan bahwa sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang berkemajuan diselenggarakan dengan sistem pendidikan Islam modern yang integratif-holistik, dengan mengintegrasikan ilmu-ilmu agama Islam dengan ilmu-ilmu umum.

“Orietasi utamanya adalah menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan umum secara memadai  dan agama Islam, Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab,” jelas Alpha.

Alpha berharap para peserta TOT ISMUBA nantinya akan meneruskan pengetahuan yang didapatnya untuk dikembangkan di daerah masing-masing.

Shared:
Shared:
1