Ajakan Diet Sampah Plastik dengan Program Sekolah Shodaqoh Sampah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 29 September 2018 16:41 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SLEMAN - Lembaga Lingkungan Hidup Penanggulangan Bencana (LLHPB) ‘Aisyiyah gelar sarasehan sadaqah sampah pada Jum’at (28/9) di Aula Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman.

Program sekolah shodaqoh sampah berdiri sejak 2003 berangkat dari Ananto, atas dasar kesadaran tentang sampah dan keikhlasan, bahwa sampah bisa menghasilkan sesuatu yang lebih berharga ketimbang harus dibuang ataupun dikubur serta dengan harapan bisa memperbaiki cara berfikir masyarakat tentang sampah dan antisipasi 2020 Indonesia darurat sampah.

“Kita harus merubah cara pandang kita terhadap sampah, definisi yang dulu kotor jijik dan bau, sampah itu sesutu yang layak jual dan menghasilkan uang, Jika kita hanya membuang sampah ke TPA atau hanya mengubur maka diperkirakan 2020 jumlah sampah di laut akan lebih banyak dari pada ikan di laut,” ujar Ananto Founder Gerakan Sadaqah Sampah (GGS) Brajan.

Ada enam program yang dibwa oleh shodaqoh sampah untuk mengurangi sampah plastik salah satunya adalah bangunan ramah lingkungan untuk menyerap angin dan cahaya.

“Untuk mengurangi jumlah sampah plastik kita dapat membuang plastik tersebut didalam botol, lalu kita padatkan dan kemudian kita jadikan sebagai pengganti batu bata,” jelas Ananto.

Diakhir acara dilangsungkan praktik membuat tas kain untuk penguranagan penggunaan plastik, dan tas kain tersebut digunakan untuk berbelanja kebutuhan sehari hari. (alma)

Shared:
Shared:
1