Jangan Pernah Malu untuk Menjadi Petani

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 10 September 2018 15:23 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA –Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyayangkan menurunnya ketertarikan masyarakat, khususnya anak muda dalam bertani, dan juga menjadi petani. Karena realitas sekarang banyak orang yang malu untuk menjadi petani.

“Jangan pernah malu menjadi petani, yang harus malu itu kalau menjadi koruptor,” tegas Haedar pada Senin (10/9) dalam acara Deklarasi Jama'ah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sleman dan Tanam Raya Padi di Area Sawah Dusun mergan, Desa Sendang Mulyo, Kecamatan Minggir, Sleman.

Haedar menceritakan bahwa dirinya pun juga bertani. “Di rumah, saya juga menanam berbagai tumbuhan dan buah-buahan, seperti lombok, bawang, buah naga, singkong, terong, dan juga tumbuhan-tumbuhan lainnya,” tutur Haedar.

Haedar menilai perlu adanya membangkitkan gairah untuk bertani, khususnya bagi kalangan muda.

“Generasi-generasi kita, anak-anak kita ini harus mengubah cara bertani, harus berbeda dengan bertani orang tua kita, melalui inovasi tersebut maka sistem pertanian di Indonesia akan maju, ” jelas Haedar.

Dalam kesempatan itu Haedar juga menyampaikan keprihatinannya atas minimnya lahan pertanian, yang kini beralih fungsi menjadi perhotelan dan perumahan.

“Oleh karena itu, perlu regulasi agar pembangunan tidak menggusur lahan pertanian produktif, pemerintah dalam hal ini harus berperan tegas,” pungkas Haedar. (adam)

 

Shared:
Shared:
1