Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Emas Indonesia

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 04 September 2018 09:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SOLO – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menjadi tempat penyelenggaraan “Rumah Belajar” milik Tim Implementasi PPK Kemendikbud pada Senin (3/9). Kegiatan itu, bertujuan untuk melaksanakan tugas dan fungsi pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dan kebudayaan konten.

Tridjono Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surakarta mengatakan, Muhammadiyah selalu berupaya penuh untuk turut serta mendukung program pemerintah yang mampu membawa kemajuan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini, dan kami bersedia untuk sama-sama berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Tridjono.

Kemudian Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran Pustekkom Yan Setiawan mengatakan, rumah belajar merupakan portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar dan fasilitas komunikasi serta interaksi antar komunitas.

Sementara itu, Tim Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Faozan Amar mengatakan, karakter sebagai poros pendidikan. Ia menyebutkan, hal ini selaras dengan Nawacita Presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla poin 8.

“Pada poin 8, nawacita berbunyi melakukan revolusi karakter bangsa, membangun pendidikan kewarganegaraan (sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta tanah air, semangat bela negara dan budi pekerti), penataan kembali kurikulum pendidikan nasional, mengevaluasi model penyeragaman dalam sistem pendidikan nasional, jaminan hidup yang memadai bagi para guru khususnya di daerah terpencil, dan memperbesar akses warga miskin untuk mendapatkan pendidikan,” paparnya.

Kemudian Fauzan menambahkan, pendidikan karakter ini untuk membangun Generasi Emas 2045 yang dibekali Keterampilan Abad 21.

“Siswa harus dibekali tiga hal, yakni kualitas karakter, literasi dasar dan kompetensi,” katanya.

Sumber: Humas Jatmiko

Shared:
Shared:
1