Mahasiswa UM Purworejo Peroleh Medali Perunggu dalam Ajang PIMNAS ke 31

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 03 September 2018 10:11 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO - Perhelatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 31 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Yogyakarta mengantarkan tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Universitas Muhammadiyah Purworejo memperoleh medali perunggu kategori presentasi dari Tim PKM JARMI (Jamur Tiram Media Jerami). Disampaikan Syaiful Anam Ketua Tim PKM JARMI bahwasanya pencapaian timnya dalam event kali ini merupakan berkat dukungan dari semua pihak serta atas keberpihakannya dalam perhatiannya kepada penyandang disabilitas.

“Perjuangan kami tidaklah mudah, semoga ini bisa menjadi tradisi Agribisnis untuk bisa selalu mengikuti ajang bergengsi mahasiswa (semisal PIMNASini). Momen ini menjadi pengingat kita bahwa penyandang disabilitas perlu mendapatkan perhatian. Ini terbukti ketika kami mendapatkan dukungan, masukan dan saran dari dewan juri,”ujar Syaiful.

Dalam event ilmiah ini UMP mampu mengirimkan 2 tim PKM yang dinyatakan lolos monitoring evaluasi. Adapun kedua tim tersebut yakni PKM Pengabdian Masayarakat JARMI (Jamur Tiram Media Jerami) dan PKM Kewirausahaan UFO MBAH UTI (Ukir Foto Limbah Kayu Jati). Keduanya terpilih dari 11 Tim PKM UMP yang juga telah mendapatkan pendanaan dan menjalani monitoring evaluasi program.

Ditambahkan Didik Widiyantono, Dosen Pembimbing Tim PKM JARMI menekankan keberhasilan mahasiswa agribisnis yang menjadi bimbingan memperoleh medali perunggu merupakan hasil kerja keras selama persiapan dan menjadi bukti bahwa UMP turut serta serius dalam pendampingan masyarakat disabilitas.

“Saya rasa Tim PKM JARMI layak mendapat medali karena kerja keras dan sungguh-sungguh sejak penulisan proposal terlebih lagi setelah mendapatkan kepastian masuk PIMNAS. Satu tujuan mereka sebenarnya ingin mengatakan bahwa pendampingan terhadap masyarakat disabilitas perlu dilakukan secara serius bersungguh-sungguh dan berkelanjutan. Saya berharap memperoleh medali ini dapat menjadi tradisi tahunan mahasiswa UMP pada tahun-tahun berikutnya,”ungkap Didik.

Ke depan tidak hanya mahasiswa juga akan diproyeksikan untuk dosen dan pihak lainnya. Yang pada tahun 2017 dosen pendampingnya juga dipercaya kemenristekdikti melalui dana hibah penelitian dan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan disabilitas.

Dengan hasil perolehan tersebut, UMP menempati urutan ke 18 secara nasional dan telah mampu mengirimkan 175 proposal PKM yang mana masuk klaster 3 pengkategorian pengiriman PKM.

Kontributor: Akhmad Musdani

Shared:
Shared:
1