Menciptakan Pesantren Muhammadiyah yang Modern dan Inovatif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 11 Agustus 2018 15:44 WIB
MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANTUL- Lembaga Pengembangan Pesantren Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada tanggal 11 hingga 12 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). 
 
Turut hadir dalam acara Rakornas tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
 
Dalam sambutannya, Muhadjir yang juga merupakan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan bahwa Pesantren Muhammadiyah harus menjalan dualisme sistem, yakni sistem pendidikan umum dan juga sistem madrasah. 
 
"Konsep Boarding School yang saat ini tengah dikembangkan oleh Muhammadiyah cukup diterima dengan baik oleh masyarakat, selain ilmu agama, para santri juga diajarkan ilmu pendidikan umum, guna menambah khazanah keilmuan," ujar Muhadjir pada Sabtu (11/8).
 
Selain itu, Muhadjir juga berpesan agar Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah juga harus berfikir bagaimana membentuk kurikulum yang mengatur untuk pertumbuhan pesantren Muhammadiyah. 
 
"Kurikulum ini dibuat yang harapannya nanti akan mencetak calon-calon ustad yang mampu memangerial pengembangan Pesantren Muhammadiyah," imbuh Muhadjir. 
 
Bagaimana nantinya para santri-santri alumni Pesantren Muhammadiyah dapat turut membantu mengembangkan Pesantren Muhammadiyah yang modern dan memiliki kemampuan manajerial yang inovatif.
 
Diakhir, Muhadjir berpesan agar Pesatren Muhammadiyah dapat membangun tradisi pesantren yang khas Muhammadiyah.
 
"Membangun sebuah tradisi bukan berarti berkemunduran, tapi bagaimana Pesantren Muhammadiyah ini dapat membangun sebuah corporate culture," pungkas Muhadjir. 
 
Shared:
Shared:
1