Menteri Kehutanan Ajak Kader Nasyiatul Aisyiyah Berwirausaha

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 06 Juli 2012 05:24 WIB

 

Sudah seharusnya umat islam menjadi suri tauladan, contoh, model dan rujukan peradaban manusia dan memang dalam sejarahnya lebih dari 700 tahun Islam telah menjadi inspirasi peradaban”.

 

Pesan tersebutdisampaikan oleh Zulkifli Hasan, menteri Kehutanan RI dihadapan ribuan kader Nasyiatul Aisyiyah pada pembukaan muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-12 di gedung serbaguna Universitas Lampung, Rabu (04/07/2012).

 

Zulkifli Hasan menambahkan, upaya tersebut dapat dicapai apabila umat Islam dapat mandiri atau tidak tergantung pada pihak-pihak lain, caranya adalah dengan menjadi wirausaha. Dengan aktifitas yang selalu bergelut dengan kehutanan, potensi pengelolaan hutan memiliki sumbangsih ekonomi yang sangat besar terhadap ekonomi dunia. Zulkifli Hasan mencontohkan Indonesia adalah penghasil sawit, nikel, timah, batubara nomor satu di dunia. Namun potensi besar ini masih belum dilirik dan diminati oleh umat islam.

 

“Kekayaan tersebut adalah kekayaan yang berada diperut bumi. Namun sesungguhnya kekayaan sesungguhnya adalah kekayaan sumberdaya manusia,” ungkapnya. Zulkifli mencontohkan, Korea dan jepang bukanlah negara yang memiliki kekayaan yang melimpah, akan tetapi karena SDM mereka berkualitas, maka dua negara itu sudah berdiri tegak diantara negara maju lain.

 

Dalam akhir pidatonya Zulkifli Hasan mengungkapkan harapannya pada Nasyiatul Aisyiyah untuk dapat bersinergi dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan potensi yang dimiliki, untuk menuju kemandirian organisasi. “Jika ini (potensi kewirausahaan) dikembangkan oleh Nasyiatul Aisyiyah, ini akan menjadi lahan dalam perkaderan. Dan Kementrian Kehutanan memiliki banyak program yang bisa dikerjasamakan dengan Nasyiatul Aisyiyah,” harapnya.

 

 

Shared:
Shared:
1