'Aisyiyah Purworejo Dorong DPRD Segera Sahkan Perda Penanganan TB-HIV

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 29 Desember 2017 15:58 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PURWOREJO – Pimpinan Daerah `Aisyiyah bersama Aliansi GEMPUR PUTIH (Gerakan Masyarakat Purworejo Peduli TB-HIV) mengadakan audiensi bersama DPRD Kabupaten Purworejo melalui Komisi D di Ruang Rapat pada, Rabu (27/12).

Disampaikan  Frin Erma Ketua Pimpinan Daerah `Aisyiyah (PDA) Kabupaten Purworejo menyampaikan maksud kedatangan bersama menuju gedung dewan serta melanjutkan langkah-langkah yang telah disusun dalam pertemuan sebelumnya terkait road map langkah strategis SSR `Aisyiyah dalam menggalang dukungan penanganan penanggulangan penyakit menular ini dengan adanya prevalensi penyakit menular ini dibandingkan yang lainnya menempati rangking ke 2.

“Dengan audiensi kepada DPRD Komisi D Kabupaten Purworejo, PDA Purworejo utamanya melalui kegiatan Community TB-HIV Care `Aisyiyah dalam hal ini adalah SSR `Aisyiyah Kabupaten Purworejo, kami mengharapkan nanti bisa mendorong untuk ditertibkan perda yang berkaitan dengan penanganan atau penanggulangan TB-HIV di Kabupaten Purworejo. Dengan adanya perda tentu saja akan lebih memudahkan langkah `Aisyiyah dalam hal ini Pemerintah pada umumnya untuk bisa lebih cepat lebih luas gerakannya pada masyarakat dalam mewujudkan Purworejo yang bebas TB-HIV,”ungkap Hj. Frin Erma.

Agenda ini diikuti serta dari berbagai pihak seperti Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Purworejo beserta anggota, Asisten Bidang Administrasi Sekda, Kepala Dinas Kesehatan beserta staff, Dinas Sosial, PD Muhammadiyah Purworejo, PD `Aisyiyah beserta staff SSR `Aisyiyah penanganan TB-HIV.

Tindak lanjut pengusulan perda terkait penanganan dan penanggulangan penyakit menular TB HIV ini diapresiasi dan didukung penuh dengan dari beberapa pihak yakni Dinas Kesehatan, Asisten Administrasi Sekda, Dinas Sosial. Tentunya dengan melalui prosedural yang telah ada. Dimulai dengan pengajuan berbagai kelengkapan draft, naskah akademik, publik hearing dan lainnya. “Ini akan kita dukung penuh. Nanti adanya yang ditempuh. Dengan memasukkan pada perubahan anggaran demi kelancaran bersama,”ujar Wuryanto Asisten Administrasi.

Apresiasi disampaikan juga dari dr. Kuswantoro Kepala Dinas Kesehatan terhadap kepedulian `Aisyiyah dalam turut menangani penyakit menular TB HIV ini di Kabupaten Purworejo. “Karena penanggulangan penyakit TB HIV yang ada harus ditanggulangi oleh semua pihak. Tidak bisa hanya sepihak dari dinas saja ataupun masyarakat saja. Harus ada sinergi yang sehingga dapat tertangani dengan bagus. Tidak hanya penanganan terhadap yang sakit saja tetapi juga penanganan terhadap orang lain yang di sekitarnya agar tidak tertular. Karena jika hanya pengobatan saja mudah dengan sudah adanya obat, SOP, petugasnya. Begitu juga dengan HIV,”ungkapnya. 

Ditambahkan pula bahwasanya Dinas Kesehatan juga menyediakan teknik rapid test untuk pendeteksi penyakit HIV pada seseorang. Dengan deteksi yang cepat, makin besar kemungkinan sembuhnya. “Harapannya ada suatu perda yang mengatur tentang TB HIV dalam penanganan dan penanggulangannya serta dimungkinkan juga termasuk untuk penyakit menular yang lainnya di Kabupaten Purworejo ini seperti malaria,”ungkap Kuswantoro.

Melalui Komisi D DPRD Kabupaten Purworejo disampaikan oleh H. Thohari bahwasanya telah pula memasukkan dalam rencana penyusunan peraturan daerah terkait penanggulangan penyakit menular TB HIV ini. Dalam proses selanjutnya dibutuhkan berbagai macam berkas pendukung yang sesuai dengan prosedurnya serta disiapkan akan diprogramkan untuk tahun 2018 mendatang.

“Kami bersyukur dapat bertemu dari `Aisyiyah karena memiliki semangat kepedulian yang cukup tinggi dalam rangka membantu menggulirkan program pemerintah. Sepertinya program ini bukan hanya sekedar milik kami tetapi dengan audiensi ini, kami bisa merasakan bahwa semangat kepedulian untuk sama-sama memiliki dan terlibat untuk bagaimana penyakit menular ini terselesaikan atau teratasi ini merupakan suatu hal yang sangat positif,”jelasnya. (Syifa)

Kontributor : Akhmad Musdani 

 

Shared:
Shared:
1