Haedar: OKI Harus Dorong PBB Ambil Langkap Tegas Terhadap Keputusan Politik Trump

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 12 Desember 2017 10:38 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)  akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada Rabu (13/12) di Kota Istanbul, Turki. Pertemuan tersebut akan membahas pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Menanggapi pertemuan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menilai langkah OKI tersebut cukup efektif secara kolektif internasional. Haedar berharap hasil dari pertemuan tersebut akan menghasilkan suara bulat dalam menentang keputusan politik Trump.

Selain itu, OKI diharapkan dapat melakukan langkah-langkah yang konkrit untuk menggalang dukungan bagi perdamaian dunia Arab dan dunia Islam.

“Suara bulat dan langkah OKI ini diharap dapat menggalang kekuatan liga dunia lainnya, sehingga akan terjadi proses tentangan yang massif dari seluruh kawasan terhadap keputusan Trump,” ungkap Haedar ketika ditemui pada Senin (11/12).

Jika ini terjadi, lanjut Haedar, maka akan ada tekanan politik yang kuat terhadap Amerika Serikat. Namun, jika dengan tekanan politik yang massif ini Amerika Serikat tetap mempertahankan putusan politiknya, maka ini merupakan bentuk tragedi politik dunia modern.

“Amerika Serikat telah mencoreng dirinya sendiri, dibalik harapan masyarakat dunia, Amerika Serikat sebagai negara yang besar dapat menciptakan perdamaian dunia,” ucap Haear.

OKI harus mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil keputusan yang tegas, sehingga dapat menganulir keputusan politik Trump.

“OKI harus mendorong PBB untuk mengambil keputusan yang tegas terhadap langkah politik yang diambil Trump,” tegas Haedar. (adam)

Shared:
Shared:
1