Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulteng Sosialisasikan Bahaya Stunting

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 11 Desember 2017 13:48 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PALU – Nasyiatul Aisyiyah (NA) Sulawesi Tengah mengadakan sosialisasi stunting pada Ahad (10/12) di Masjid Alfurqan Palu. Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Nova Herlina, Ketua Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Tengah.

Disampaikan Nova, stunting adalah suatu gambaran kondisi gagal tumbuh pada anak yang menyebabkan tubuh lebih pendek dari yang seharusnya. Hal ini harus disosialisasikan kepada masyarakat agar memahami tentang stunting itu.

“Saat ini Nasyiatul Aisyiyah mulai dari pimpinan pusat sampai ke wilayah, mencoba berperan dalam mencegah stunting dengan slogan zero stunting. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat umum, dan secara khusus bagi warga perserikatan Muhammadiyah dapat memahami stunting menuju Zero Stunting, tentunya dengan melakukan penanganan dan pencegahan,” ungkap Nova.

Nova menjelaskan, penanganan stunting dimulai dari tingkatan keluarga dengan konsep keluarga muda tangguh. Dimana keluarga akan dikatakan tangguh apabila mampu menjalankan perannya dari berbagai fungsi yang ada, baik fungsi agama, ekonomi,  sosial, kesehatan, dan pendidikan.

“Berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya stunting adalah asupan gizi yang kurang dalam jangka waktu yang lama sehingga bersifat kronis,  sering menderita penyakit atau infeksi pada masa balita,  pola asuh,  tingkat pendapatan orang tua, dan lain sebagainya,” jelas Nova.

Untuk menanggulangi terjadinya stunting pada anak, menurut Nova, diperlukan persiapan dan langkah yang tepat, misalnya dalam menghadapi 1.000 hari pertama kehidupan, yang dimulai semenjak janin dalam kandungan sampai dengan usia 2 tahun.

Pada kesempatan itu, pakar gizi yang juga Dosen Poltekkes Palu, Fahmi Hafid turut hadir menjadi pembicara. Dalam penjelasannya, Fahmi menekankan pentingnya mencegah stunting dengan pola asupan gizi yang baik bagi janin dan anak hingga usia dua tahun.

Kegiatan itu dihadiri pengurus Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Pimpinan Muhammmadiyah dan ‘Aisyiyah Palu, serta perwakilan takmir masjid se Kota Palu. (nisa)

Sumber: Fery El

 

Shared:
Shared:
1