Zulkifli Hasan: Hukum di Indonesia Belum Bisa Menegakkan Keadilan Seutuhnya

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 01 Desember 2017 14:01 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, MALANG - Dalam berbagai hal,  Indonesia sudah banyak mengalami perkembangan dalam berbagai bidang. Salah satu perkembangan yang signifikan adalah soal demokrasi yang aman dan tentram.  Tapi ada  empat kelemahan mendasar bangsa Indonesia,  Seperti diungkapkan oleh Zullkifli Hasan,  Ketua MPR RI dalan Silaturahmi Kebangsaan Relawan Muhammadiyah pada Jumat(1/12) bertempat di UMM Dome. 

Zulkifli menyebutkan keempat kelemahan tersebut adalah kemiskinan,  hukum,  korupsi,  dan sifat saling mengecam serta mencela satu sama lain.  Diungkapkan oleh Zullkifli,  Kemiskinan bahkan sampai mencapai titik ekstrem.  "Kekurangan gizi mengantarkan rakyat sampai meninggal dunia,  itu ekstrem dan menjadi masalah kita bersama," ungkapnya. 

Zullkifli melanjutkan hukum belum bisa menegakkan keadilan seluruhnya. Korupsi merajalela dimana mana dan sifat mencela satu sama lain seakan akan menjadi budaya baru bagi rakyat Indonesia. 

"Masalah-masalah itu lah yang  membuat perpecahan bangsa semakin besar di depan mata kita, Indonesia bisa pecah," sambungnya.

Zullkifli berpesan kalau kita tidak peduli akan nasib bangsa ini,  maka sama saja kita tidak peduli pada masa depan kita sendiri.  Maka mengerti akan perjuangan bangsa ini dididirikan,  itu menjadi salah satu cara peduli dengan bangsa ini.

“Maka sangat aneh  kalau Muhammadiyah itu dituduh intoleran dan memecah persatuan,  sebab Muhammadiyah itu sudah khatam melaksanakan itu semua.  Muhammadiyah itu milik rakyat,” tegas Zulkifli.

Hadir dalam acara tersebut Ketua LPB PP Muhammadiyah,  dan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.  Silaturahmi ini adalah bagian dari acara Jambore Relawan Muhammadiyah ke 2 se Indonesia dan dihadiri oleh 1000 relawan dari seluruh Indonesia. 

Kontributor: Irvan Shaifullah

 

Shared:
Shared:
1