Yogyakarta Dilanda Bencana, MDMC Tetap Siagakan Relawan Muhammadiyah

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 29 November 2017 19:36 WIB

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAH.OR.ID – Jelang kegiatan Jambore Relawan Muhammadiyah ke - 2 yang akan berlangsung di Kota Malang 30 November - 3 Desember 2017, Pimpinan Pusat MDMC tetap menginstruksikan untuk sebagian relawan Muhammadiyah di tingkat wilayah tetap tinggal di masing – masing posnya, agar bilamana terjadi kejadian bencana yang tidak diinginkan, MDMC tetap dapat melakukan respon bencana. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk tanggungjawab moril yang dimiliki oleh seorang relawan Muhammadiyah.

Hal itu disampaikan Budi Setiawan, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah /MDMC selepas melakukan rapat koordinasi untuk repons kejadian sebagai implikasi dari Badang Cempaka yang muncul di perairan Selatan Jawa, Selasa (29/11) bertempat di Kantor MDMC Jl KHA Dahlan 103 Yogyakarta.

Ia melanjutkan bahwasanya beberapa kejadian terjadi akibat dari munculnya Badai cempaka diantaranya; hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah DIY, berakibat pada tumbangnya pohon di 23 titik, 7 titik kejadian lonsor, 1 jembatan putus di Dsn. Ngangin, Kec. Tamantirto, Kab. Bantul, serta 2 titik genangan banjir di Kec. Playen dan Kec. Tanjungsari, Kab. Gunungkidul. 

Dirinya menambahkan bahwa saat ini MDMC terus melakukan koordinasi secara internal maupun eksternal untuk meng-update informasi – informasi serta melakukan tindakan – tindakan responsif untuk mengevakuasi warga terdampak bencana.

“Mempersiapkan diri untuk berangkat ke titik bencana menjadi sebuah tanggungjawab moril yang diemban oleh setiap relawan Muhammadiyah, saat ini MDMC sudah melakukan koordinasi eksternal dengan Pusdalops BPBD DIY untuk mengevakuasi warga terdampak, melakukan koordinasi internal bersama Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah dan Lazis Muhammadiyah untuk bersama – sama melakukan penggalangan dana serta melakukan operasi terpadu,” terangnya. 

Farid C selaku Tim Assesmen Bencana Pimpinan Wilayah MDMC DIY dihubungi pada waktu yang berbeda menyatakan bahwasanya kejadian banjir yang terjadi di dua titik di Kabupaten Gunungkidul tersebut merendam sekolah, rumah warga, serta gedung pemerintahan. “Rendaman banjir di dua titik di Dusun Kedung Wanglu, Dusun Banyusoco, dan Dusun Banjarharjo ini setidaknya melumpuhkan sebagian aktifitas sekolah, warga, juga perkantoran setingkat kecamatan,” kata Farid.

Ia berkata bahwa kebutuhan mendesak saat ini bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor akibat dari Badai Cempaka yang melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta ialah; hygiene kit, alat pembersih rumah, air minum, penerangan, selimut, terpal, tali tampar, kantong pasir dan sekop. 

“Kebutuhan bagi warga terdampak urgent sifatnya, namun tidak kalah penting bagi kami selaku tim repson bencana memerlukan beberapa peralatan seperti; chainsaw, trawing bag, pelampung, serta APD untuk masing – masing personil,” tutupnya. (dzar)

Narahubung: Farid C (Tim Assesmen Bencana MDMC DIY) 0823-2727-9222

Shared:
Shared:
1