Muhammadiyah Harus Ikut Bertanggungjawab Terhadap Masa Depan Bangsa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 21 Juni 2012 14:49 WIB

Bandung- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan warga Muhammadiyah untuk selalu ikut menjadi problem solver bagi berbagai masalah Bangsa. “Muhammadiyah harus ikut bertanggungjawab terhadap masa depan bangsa,” tegas Din syamsuddin dalam sambutannya pada pembukaan Tanwir Muhammadiyah di Gedung Medeka, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/06/2012).

 

Bangsa Indonesia menurut Din Syamsuddin telah banyak mengalami kemajuan, tetapi tetap saja masih banyak sejumlah masalah dan belum berhasil untuk diatasi. “Kami berpendapat tidak ada masalah yang dapat diselesaikan sencara sendiri, tidak pemerintah, tidak pula parpol dan yang lainnya. Sehingga dalam penyelesaian masalah bangsa, harus dilakukan secara bersama-sama,” tegas Din. Muhammadiyah ungkap Din Syamsuddin, dalam hubungannya dengan membangun bangsa mempunyai sifat partisipatif, loyal, dan kritis. “Muhammadiyah mendukung pemerintah Indonesia ini, tidak dengan kata-kata, tetapi dengan karya-karya, untuk itu muhammadiyah ikut bertanggungjawab terhadap masalah bangsa,” ungkapnya.

 

Sementara itu dalam pembukaan Tanwir Muhammadiyah yang mengusung tema Gerakan Pencerahan Solusi untuk Bangsa, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan pentingnya peran Muhammadiyah dalam dinamika bangsa Indonesia selama lebih dari 100 tahun, “Muhammadiyah jadi pilar penting dalam berbagai era bangsa, pada era reformasi, Muhammadiyah telah menuangkan tinta emas dalam perjuangannya memperbaiki iklim demokrasi Indonesia," jelasnya.

 

Wakil Presiden RI Boediono didaulat untuk membuka secara resmi Tanwir Muhammadiyah di gedung Merdeka, yang ditandai dengan memainkan angklung alat music khas jawa barat. Para tamu undangan juga sempat dibuat terpukau dengan penampilan Orchestra Angklung oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Cianjur yang tampil cukup atraktif memainkan angklung. (mac)

Shared:
Shared:
1