Haedar: Kekerasan Keji di Mesir Merupakan Tindakan Zalim dan Dosa

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Sabtu, 25 November 2017 17:11 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA -- Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengecam keras pengeboman yang memakan korban ratusan jiwa mati dan korban luka di sebuah Masjid di Sinai, Mesir pada Jumat (24/11).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, mengatakan tindakan keji tersebut apapun motif dan siapapun pelakunya sangatlah sadis dan biadab, yang bertentangan dengan ajaran Islam dan keadaban kemanusiaan. 

"Siapapun pelaku dan yang bertanggung jawab atas kekejian tersebut semestinya ingat kepada peringatan Allah SWT bahwa melenyapkan nyawa manusia merupakan tindakan zalim dan berdosa, yang semestinya tidak dilakukan karena termasuk fasad fil-ardl dan akan berhadapan dengan azab Tuhan yang berat," ungkap Haedar ketika dihubungi pada Sabtu (25/11).

Tindakan keji di Mesir tersebut lanjut Haedar menambah daftar sekaligus citra buruk bahwa Timur Tengah rawan kekerasan dan gejolak ketidakamanan. Karenanya Haedar berharap pemerintah Mesir dan negara-negara Timur Tengah jangan menoleransi serta harus mencegah dan menindak tegas segala bentuk kekerasan yang merusak nilai kemanusiaan itu.

"Muhammadiyah sangat prihatin dengan tindakan-tindakan sadis sepeti terjadi di Mesir juga di Amerika Serikat sebagai pertanda buruk dari ironi dunia mutakhir yang sering sama tidak beradabnya dengan era zaman batu," tegas Haedar.

Haedar juga berharap agar tindakan kekerasan sadis seperti terjadi di Mesir maupun di Amerika Serikat akhir-akhir ini jangan ditiru dan menjadi model di tempat-tempat lain. Dalam hal ini Muhammadiyah mengajak semua pihak di manapun untuk menegakkan nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan kemanusiaan sebagai gerakan kolektif melawan segala bentuk kekerasan dan tindakan merusak di muka bumi. "Bahwa menyelamatkan satu nyawa sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia, sebaliknya melenyapkan satu nyawa sama dengan melenyapkan seluruh jiwa umat manusia," pungkas Haedar. (adam)

Shared:
Shared:
1