Jelang Hari Disabilitas Internasional, MPM Terus Gaungkan Pemberdayaan Masyarakat Bagi Kaum Difabel

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 24 November 2017 14:56 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, YOGYAKARTA -- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memiliki peran dalam pemberdayaan masyarakat disabilitas. Ada tiga level pemberdayaan di antaranya level kebijakan, level organisasi, dan level individu. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen Muhammadiyah dalam pemberdayaan masyarakat khususnya kelompok disabilitas.

“MPM PP Muhammadiyah membentuk divisi khusus disabilitas karena jumlahnya yang cukup besar, menurut data ada sekitar 10-15% penyandang disabilitas namun memang secara normatifnya belum diketahui secara pasti jumlahnya,” kata Ketua MPM, M. Nurul Yamin pada konferensi pers “Hari Disabilitas Internasional” di Aula Gedung Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan 103, Yogyakarta, Jum’at (24/11).

Ia juga sangat menyayangkan tentang kejadian yang terjadi baru-baru ini pada salah satu penyandang disabilitas di Daerah Bantul. "Kami sangat menyayangkan salah satu penyandang disabilitas mengalami pembunuhan, perampokan, dan pemerkosaan. Sedangkan perlindungan hukum bagi penyandang disabilitas juga masih minim,” jelasnya.

Yamin mengatakan bahwa lembaganya akan membantu mengawal proses hukum tersebut juga mengungkapkan apresiasinya kepada kepolisian karena telah menindak cepat kasus ini. Menurut Yamin, bila kejadian ini dibiarkan saja dan tidak ditindak tegas maka akan menyebabkan kecemasan publik, maka dari itu kejahatan seperti ini perlu dihentikan.

Yamin menjelaskan bahwa problem selama ini yang dialami penyandang disabilitas diantaranya hambatan personal, hambatan sosial, dan hambatan di level kebijakan pemerintahnya. Maka lanjutnya, MPM PP Muhammadiyah berusaha mengawal hal tersebut sehingga hak penyandang disabilitas juga dapat dipenuhi pemerintah.

Hari Disabilitas Internasional ini sendiri jatuh setiap tanggal 3 Desember, namun MPM PP Muhammadiyah bersama dengan para penyandang disabilitas akan memperingatinya pada Ahad (26/11) di mulai dari Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro.

Rencananya dalam kegiatan tersebut nanti ada kegiatan jalan sehat bersama kaum difabel, deklarasi dari Ketua PP Muhammadiyah, talkshow, serta hiburan.

“Gerakan pemberdayaan masyarakat tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak maka dari itu mari kita bantu pemberdayaan masyarakat kita menjadi masyarakat yang berkemajuan,” tutupnya. (Syifa)

Shared:
Shared:
1