Refleksi Milad Muhammadiyah, Bahtiar Effendy: Muhammadiyah Perlu Mewarisi Pikiran Pokok Ki Bagus Hadikusumo

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Minggu, 12 November 2017 15:07 WIB

SURABAYA, MUHAMMADIYAH.OR.ID – Pada peringatan Milad Muhammadiyah ke 108/105 tahun yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu kemarin (11/11) ini menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bahtiar Efendy.

Dalam tausiyahnya, Bahtiar merefleksikan beberapa persoalan pokok dalam Muhammadiyah, yakni pertama, Muhammadiyah perlu mewarisi pokok-pokok pikiran politik Ki Bagus Hadikusumo sebagaimana awal perjuangan berdirinya Indonesia.

Kedua, selama ini Muhammadiyah merasa dirinya sudah kaya dan seakan-akan tidak butuh politik untuk memajukan amal usahanya.

“Saat ini Muhammadiyah seharusnya dapat lebih profesional dalam mengurus politik sebagaimana ngurus rumah sakit, sekolah pendidikandan lainnya. Sehingga masyarakat dapat merasakan dampaknya yang lebih baik”, ujarnya.

Menurutnya, jika peran ini tidak diambil oleh Muhammadiyah, maka akan ada sekelompok orang yang menjadikan politik sebagai alat untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

“Ada sekelompok kecil masyarakat yang tidak ingin apabila mayoritas menguasai ekonomi dan politik. Sehingga mereka mengadudomba dan menjalankan politik belah bamboo,” tambah Bahtiar.

Bahtiar menilai, Muhammadiyah seharusnya mengembangkan agenda kebersamaan "Fan Integrasi Nasional" dengan mengembangkan sikap-sikap yang akomodatif terhadap golongan-golongan lain yang mencapai kepentingan umat yang lebih besar. (dzar)

Shared:
Shared:
1