IMM Harus Jadi Garda Terdepan Pembangunan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 07 November 2017 14:26 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, ACEH – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Aceh Besar pada Ahad (5/11/2017) resmi dilantik. Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry, Banda Aceh.

Acara yang berlangsung dalam bentuk seremonial formal tersebut mengusung tema “meneguh semangat fastabiqul khairat untuk Aceh Besar yang berkemajuan” sebagai harapan terbentuknya militansi kader yang selalu peka dan senantiasa memberikan kontribusi nyata terhadap mahasiswa dan masyarakat pada umumnya.

“Sekarang bukan saatnya bagi mahasiswa untuk main-main, duduk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Mahasiwa harus menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah dan bangsa. Apalagi kita sebagai kader IMM Aceh Besar sudah sepatutnya mengimplementasikan tripologi pergerakan, baik Humanitas, Intelektualitas dan religiulitas,” ungkap Rahmad Kurniadi, Ketua PC IMM Aceh Besar.

Rahmad menjelaskan, ketiga poin tersebut harus ada didalam diri kader IMM, agar benar -benar menjadi kader persyarikatan, kader ummat dan kader bangsa.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, Sudarliadi dalam sambutannya mengatakan, IMM harus terus bergerak memberikan pencerahan-pencerahan bagi mahasiswa, agar mahasiswa tidak hanya memikirkan nasib pribadinya akan tetapi juga memikirkan bagaimana masyarakatnya yang ada di sekitarnya.

“Melalui gerakan mahasiswa yang tergabung di dalam IMM, khususnya IMM Aceh Besar, harus mampu menjawab kegalauan yang menimpa mahasiswa sekararang ini, yaitu mahasiswa yang disibukkan dengan persoalan-persoalan pribadi yang cenderung memiliki tipikal apatis,” kata Sudarliadi.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang diwakili oleh Staf ahli Bupati bidang pemerintahan,hukum, politik dan kesatuan bangsa, M. Ali,  memberikan dukungan penuh setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh PC IMM Aceh Besar, ia berjanji akan siap bekerjasama untuk membentuk Aceh Besar kearah yang berkemajuan.

“Pihak pemerintah rindu akan gebrakan pemuda dan mahasiwa untuk bersama-sama membangun daerah, pemuda dan mahasiswa adalah harapan selanjutnya untuk kemajuan daerah, tanpa pemuda dan mahasiswa yang kreatif dan cerdas, tentu tidak terjadi sebuah perubahan. Maka dari itu, kami menunggu implementasi tripologi IMM yang siap merangkul semua aspek kehidupan,” ujarnya.

Dalam kegiatan pengukuhan tersebut, diakhiri dengan seminar umum yang bertema “Sistem Ideologi Khilafah dan Komunisme dalam Kacamata Islam Berkemajuan,” yang diisi oleh pemateri, seperti Rektor UIN Ar-Raniry Farid Wajdi Ibrahim dan Taufik A Rahim, yang dimoderatori oleh Kabid Hikmah PC IMM Aceh Besar, Immawan Muhammad Ikhsan Rizky Zulkarnain. (nisa)

Sumber: Anhar Rijalulbahri

Shared:
Shared:
1