Workshop Diagnosis Kesulitan Belajar Siswa di UM Makassar

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 13 Juni 2012 19:48 WIB

Makassar- Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar,Dr.H.Irwan Akib,M.Pd,yang juga Kepala Sekolah, membuka workshop diagnosis kesulitan belajar siswa SMP Unismuh Makassar, yang di ikuti sejumlah 33 orang guru bertempat di Rusunawa C Unismuh Jl. Tala'salapang no. 40.D Makassar, Selasa ( 12/ 06/2012)  dalam acara tersebut hadir sebagai narasumber masing-masing Dr.Awi Dassa,M.Si, Dr.Irwan Akib,M.Pd, dan Drs.Kandacong Melle,M.Pd

 


Dr.Irwan Akib,Mengatakan bahwa pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mengkondisikan siswa mencapai kemajuan secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang di milikinya,untuk menciptakan metode pembelajaran yang efektif, apalagi SMP Unismuh yang dalam proses pembelajarannya menggunakan metode perpaduan sistem pendidikan Fullday, dimana siswa tinggal di asrama dengan penerapan model pesantren modern yang mewajibkan siswa menghapal jus Amma ( Jus 30 ).serta pembimbingan langsung dari guru pendamping dengan penerapan bahasa asing yakni bahasa ingris dan bahasa Arab, serta pemanfaatan study malam hari dengan hosfot internet oneline yang tinggal di asrama
lebih jauh Irwan Akib,mengatakan bahwa seorang guru itu harus senantiasa dekat dengan siswa dan selalu mengkondisikan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang di milikinya. untuk dapat dapat membantu siswa dalam menghadapi kesulitan belajar secara tepat perlu dimketahui dulu kesulitan apa yang dihadapi siswa tersebut. ibarat seorang dokter dalam peningkatan kualitas kesehatan pasien, harus terlebih dahulu mengdiagnosa penyakit pasien, demikian juga dengan guru harus mengetahui persoalan siswanya, maka salah satu yang membantu proses tersebut apabila siswa yang di bina tinggal di asrama.

 


sementara Wk.Kepala Sekolah SMP Unismuh,Drs.Kandacong Melle,M.Pd, mengatakan bahwa  sekolah ini merupakan pendidikan yang memiliki visi mencetak  kader Muhammadiyah yang berdiri sejak tahun 2003 yang telah memilki alumni yang hampir semuanya melanjutkan di perguruan Tinggi Negeri di pulau Jawa. dan untuk tahun pelajaran 2012 - 2013 hanya menerima siswa 60 orang saja hingga tanggal 15 Juli 2012

Shared:
Shared:
1