Ketum ‘Aisyiyah: NA dan Perjuangannya Merupakan Mutiara-Mutiara Bagi Persyarikatan

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Jum'at, 03 November 2017 22:41 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANJARMASIN – Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini mengatakan Nasyiatul Aisyiyah (NA) terus berupaya untuk berkiprah bagi bangsa.

Makna pada Tanwir 1 NA kali ini dinilai Noor bermakna bahwa perempuan muda telah konsisten menjaga komitmen sebagai pelopor.

“Hal ini menunjukkan bahwa NA telah menjadikan perempuan muda untuk berkhidmat dengan pandangan Islam berkemajuan, dan juga berkiprah membangun bangsa ini menjadi bangsa yang beradab, adil, dan makmur,” ungkap Noor dalam pembukaan Tanwir 1 NA di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin Kalimantan Selatan Jumat (3/11).

Noor juga mengatakan bahwa NA telah menjadi harapan untuk mencetuskan kader-kader Muhammadiyah yang unggul. Selain itu  agar bisa menempatkan posisinya untuk kemajuan bangsa.

Terlepas dari hal itu, Noor juga mengatakan jika melihat permasalahan keadilan sosial dalam perspektif perempuan, ada banyak hal yang harus menjadi catatan.

“Dalam hal ini NA diharapkan tidak hanya sekedar merumuskan, tetapi juga mendialogkan permasalahan bangsa. Misalnya problem kesehatan, ekonomi, dan lainnya. Kesehatan juga menjadi faktor fundamental untuk menjaga kesejahteraan dalam keluarga,”terang Noor.

NA harus mampu memahami bagaimana persoalan itu dapat dipecahkan untuk memperoleh keadilan sosial. “NA harus melakukan kajian dan bersinergi untuk kemajuan. NA dan perjuangannya merupakan mutiara-mutiara untuk persyarikatan,”pungkas Noor. (nisa)

Shared:
Shared:
1