Dahlan Rais: Nasyiah Harus Menjadi Pelopor Penyedia Pendidikan di Keluarga

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 02 November 2017 15:05 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANJARMASIN - Dakwah adalah kewajiban tiap umat Islam. Dakwah bukan hanya sebuah ajakan, namun juga sebuah perjalanan yang mengharuskan kita untuk memiliki tingkatan hidup yang lebih baik daripada waktu yang lalu.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dahlan Rais mengatakan dakwah termasuk sebuah amal, sebuah amal tidak shalih jika tidak kreatif dan produktif. “Selayaknya dakwah, dakwah juga harus dilaksanakan secara kreatif dan produktif, tidak hanya monoton berbentuk pengajian saja,” ujar Dahlan, Kamis (2/11) dalam acara Pra Tanwir Nasyiatul Aisyiyah (NA) di Aula Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.

Dahlan melanjutkan, Dakwah bukan hanya lisan, namun juga perbuatan yang membawa kebajikan dan kebermanfaatan. Dalam hidup ini membutuhkan peningkatan kualitas hidup, hari demi hari harus lebih baik dari yang sudah-sudah.

“Upaya itu juga berlaku dalam menciptakan kebaikan, kita harus senantiasa menciptakan kebaikan-kebaikan yang baru. Kebaikan harus konsisten dilakukan, dalam berbagai bidang, salah satunya juga bidang pendidikan,” terang Dahlan.

Perihal pendidikan, jauh sebelum melibatkan sekolah dan tempat pembelajaran lainnya, pendidikan harus terlebih dahulu dicanangkan sejak dari keluarga. “Keluarga harus menjadi wadah pendidikan bagi anak, yang mana anak tidak bisa dapatkan di bangku sekolah atau tempat akademik lainnya, misalnya pendidikan tentang bersyukur,” tutur Dahlan.

Diakhir, Dahlan menyampaikan bahwa keluarga harus memberikan dampak yang besar bagi tumbuh kembang dan juga akhlak anak.

Atas itu, Dahlan berharap NA sebagai organisasi yang fokus dalam menciptakan keluarga muda tangguh juga harus menjadi pelopor penyedia pendidikan di keluarga. 

“NA harus mengambil peran dan menjadi pelopor dalam pengembangan pendidikan di keluarga,” pungkas Dahlan. (nisa)

Shared:
Shared:
1