Angkat Disertasi Mengenai Pelimpahan Tindakan Medik Dokter Kepada Perawat, Dosen Poltekkes Semarang Raih Gelar Doktor dari UMS

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 02 November 2017 12:39 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan doktor ke 11 atas nama Sutrisno. Sutrisno merupakan dosen Poltekkes Semarang dinyatakan lulus dengan IPK 3,7 berpredikat Sangat Memuaskan. 

Sutrisno dikukuhkan menjadi doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya tentang “Pelimpahan Tindakan Medik Dokter Kepada Perawat, dengan Studi Kasus Perlindungan Pasien Kepada Layanan Kesehatan”. di depan Dewan Penguji yang dipimpin Rektor UMS, Sofyan Anief, di Kampus Pascasarjana UMS, Surakarta, Rabu (1/11).

Dalam paparannya, Sutrisno menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitiannya pelimpahan tindakan medic dokter terhadap perawat khususnya pada fasilitas kesehatan yang ada di kota Semarang masih berorientasi pada kepentingan bersama antara dokter dengan perawat saja, kurang memperhatikan kepentingan pasien.

Selain itu, menurutnya konsep pelimpahan tindakan medic dokter pada perawat harus dibuat berdasarkan kolaborasi professional antara dokter dengan perawat. 

“Konsep tersebut harus mengakomodasi kepentingan bersama dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya serta kepentingan pasien,” jelasnya di depan penguji.

Ia menambahkan, kepentingan pasien terutama kepentingan hak-hak pasien perlu diperhatikan. "Hal ini mengingat pelimpahan wewenang dokter kepada perawat melalui kolaborasi tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum dokter dan perawat pada pasien yang apabila dilakukan secara bertanggung jawab dapat memberikan perlindungan hukum pada pasien," tandasnya.

Oleh karena itu, ia berharap peraturan pelaksanaan terkait dengan bentuk pelimpahan wewenang dari dokter kepada perawat yang berlaku untuk semua fasilitas kesehatan yang ada di Indonesia, bisa segera dibuatkan.(tuti)

Sumber : Eko Prasetyo

Shared:
Shared:
1