Fenomena Penculikan, Intensifkan Kaderisasi dan Dakwah Kampus

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 21 April 2011 05:38 WIB

Yogyakarta- Fenomena penculikan dan cuci otak yang diduga dilakukan oleh kelompok tertentu, menjadi peringatan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas kaderisasi dan dakwah yang selama ini menjadi core Muhamadiyah.

Demikian disampaikan ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah propinsi DIY, Arif Jamali Muis saat ditanya kasus hilangnya beberapa Mahasiswa di beberapa perrgurun tinggi, Rabu, (20/04/2011). “(fenomena hilangnya mahasiswa) ini menjadi evaluasi PTM (Perguruan Tinggi Muhamadiyah), karena salah satu fungsi PTM selain mencerdaskan anak bangsa, juga menjadi lahan kaderisasi dan dakwah,” jelasnya.

Lebih lanjut menurut pimpinan di Majelis Tabligh PP Muhammadiyah ini, peran PTM jelas sangat besar dalam penanaman karakter pada tiap mahasiswanya, sehingga informasi dan doktrin apapun dapat disaring sesuai proporsinya. “Karakter sebagai seorang mahasiswa yang kritis tapi sekaligus humanis dan religius saya kira cukup ampuh dalam menangkal segala doktrin yang menyesatkan,” tegasnya.

Shared:
Shared:
1