PP ‘Aisyiyah Paparkan Pentingnya Deteksi Dini untuk Cegah Kanker

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Kamis, 26 Oktober 2017 17:40 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, PONTIANAK -- Bertepatan dengan Peringatan Bulan Peduli Kanker Payudara yang berlangsung pada bulan Oktober, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah (PPA) menggelar Pink Day sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas isu pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.  Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 29 Oktober 2017 di Masjid Raya Pontianak, Kalimantan Barat.

Sebagai informasi, pada tahun 2017, ‘Aisyiyah menggelar Pink Day di 14 kabupaten yang ada di 5 provinsi di Indonesia. Rangkaian Kegiatan tersebut tidak hanya berlangsung di kabupaten tetapi juga diadakan hingga ke desa-desa.

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini menyampaikan bahwa penyakit kanker menjadi penyebab kematian perempuan pertama dan kedua terbanyak di Indonesia, upaya pencegahan kanker payudara dan kanker serviks perlu terus disebarluaskan informasinya kepada masyarakat luas.

“Kanker payudara dan kanker serviks merupakan dua penyakit terbanyak di RS Kanker Dharmais, kematian akibat kanker tersebut terus meningkat, sehingga memang membutuhkan penanganan yang efektif,” ungkapnya pada Kamis (26/10).

Lebih lanjut Noordjannah mengatakan bahwa penyakit kanker sebenarnya memiliki kemungkinan sembuh yang besar jika bisa dideteksi sejak dini. Sayangnya 70% pasien kanker datang pada stadium lanjut.

“Upaya penanganan ini, tidak terlepas dari peran keluarga, sehingga tahun ini kami mengambil tema “Keluarga Peduli Kanker”, dukungan orang terdekat terutama keluarga sangat penting dalam membantu perempuan Indonesia dalam upaya pencegahan serta pengobatan kanker serviks dan kanker payudara,” ujarnya.

Noordjannah menuturkan kurangnya akses perempuan terhadap informasi dan layanan pencegahan serta pengobatan kanker payudara dan kanker serviks menjadi perhatian ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang memiliki kepedulian pada isu-isu kesehatan reproduksi.

“Kami mengajak keluarga di Indonesia untuk menjadi bagian dari keluarga peduli kanker. Setidaknya, terdapat 5 langkah untuk menjadi keluarga peduli kanker, yaitu perbanyak pengetahuan tentang kanker payudara dan kanker leher rahim, praktikkan gaya hidup sehat di keluarga, melakukan pemeriksaan leher rahim dan payudara secara rutin, suami memberikan dukungan bagi isteri untuk melakukan deteksi dini IVA/Pap Smear dan Sadarnis, serta memberikan pendampingan bagi anggota keluarga yang menderita kanker,” ungkap Noordjannah. (nisa)

Sumber: Tim Media ‘Aisyiyah

 

Shared:
Shared:
1