Haedar: Muhammadiyah Inginkan Indonesia Menjadi Negara yang Progresif

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Rabu, 25 Oktober 2017 14:37 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, SINGAPURA - Pasca reformasi Indonesia tengah mengalami banyak perubahan, khususnya  dalam kehidupan berbangsadan bernegara. Perkembangan yang terjadi menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashirtidak terlepas dari peran besar masyarakat Islam yang merupakan mayoritas di Indonesia.

Dibalik perkembangan tersebut, disisi lain terdapat masyarakat yang menginginkan Indonesia menjadi negara agama dan juga ada yang berkeinginan menjadi negara sekuler.

“Dalam hal ini Muhammadiyah tidak dalam posisi menjadikan Indonesia sebagai negara agama maupun negara sekuler, tetapi Muhammadiyah menginginkan Indonesia menjadi negara yang progresif,” terang Haedar pada Rabu (25/10) saat menghadiri acara RSIS Roundtable di Nanyang Technological University Singapore.

Haedar menegaskan Indonesia harus menjadi negara yang modern, unggul, bekemajuan dan progresif

“Indonesia harus menjadi negara pancasila bukan negara agama atau negara sekuler,” tegas Haedar.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, Ketua PP Muhammadiyah Bachtiar Effendy, para peneliti dilingkungan Nanyang Technological University, Drajad Wiwandono Mantan Gubernur BI di era Presiden Soeharto, serta Pimpinan RSIS NTU Fariz. (adam)

Shared:
Shared:
1