Gubernur Jabar Apresiasi Kemajuan Ponpes Darul Arqam Muhammadiyah Garut

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 17 Oktober 2017 18:07 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, GARUT – Pondok Pesantren Darul Arqom Muhammadiyah Garut berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Pengembangan Pondok Pesantren Muhammadiyah (LP3M) pada Selasa (17/10).

Acara yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ini turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Aher sapaan akrab Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan kegiatan Rakornas ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Garut sebagai daerah yang menjadi pioneer Muhammadiyah dalam perkembangannya di Jawa Barat.

“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan sendiri bagi kami sekaligus napak tilas, mengingat perkembangan Muhammadiyah di Kabupaten Garut memiliki kedekatan historis yang cukup besar,” ungkap Aher.

Aher berharap Rakornas ini dapat menghasilkan program - program strategis yang senantiasa mengedepankan kepentingan dan kemaslahatan umat dan memberikan manfaat yang besar bagi pondok pesantren Muhammadiyah khususnya, masyarakat Islam pada umumnya.

Dalam kesempatan ini Aher juga memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Darul Arqom, Muhammadiyah Garut, yang menurutnya merupakan pesantren yang paling maju dan membanggakan.

Aher mengungkapkan bahwa Pondok Pesantren memiliki cara pendidikan yang khas, yang tidak dimiliki oleh tempat pendidikan yang lain, yaitu adanya keseimbangan antara dunia dan akhirat, keseimbangan materi dan rohani, termasuk dalam peradaban.

“Dalam peradaban, sering diungkapkan oleh bahasa Muhammadiyah dengan Indonesia Berkemajuan, maju rohani dan jasmani juga berkemajuan secara seimbang,” imbuhnya.

Aher menjelaskan lebih lanjut bahwa hal ini dapat dilakukan dengan cara berpikir rohani dan keilmuan sejak awal. Aher juga berpendapat dalam membangun peradaban sebuah Bangsa diperlukan 2 kutub yaitu ulum dan qunun.

“Ulum adalah jenis keilmuan yang bersumber dari Allah SWT yang membuat hidup ini menjadi terarah, sedangkan qunun adalah ilmu yang didapatkan di dunia dari IPTEK yang berkembang,sehingga adanya ulum hidup menjadi terarah dan dengan adanya qunun hidup menjadi mudah,” pungkas Aher. (dila/raipan)

 

 

 

Shared:
Shared:
1