University of Maryland America Gandeng UMY Lakukan Penelitian Implementasi REDD+

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Selasa, 05 Juni 2012 16:41 WIB

Yogyakarta- Dalam pelaksanaan penelitian tentang implementasi REDD+ di Indonesia, University of Maryland America mengajak Jusuf Kalla School Of Government Universitas Muhammadiya Yogyakarta (JKSG-UMY). REDD+ adalah singkatan dari Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation yang merupakan suatu mekanisme global yang bertujuan untuk memperlambat perubahan iklim dengan memberikan kompensasi kepada negara berkembang untuk melindungi hutannya.

 

Hal ini disampaiakan oleh Ashley Marie Emrici seorang Teaching Asisten dari  University of Maryland America  dalam diskusi terbuka dengan tema "REDD Policy and Global Environment"  di ruang sidang Fakultas ISIPOL Kampus Terpadu UMY, Selasa (05/06/2012).

 

Menurut Ashley, Banyak negara-negara maju dan berkembang yang sepakat untuk melaksanakan REDD+ ini dan salah satunya adalah Indonesia karena Indonesia memiliki luas hutan terbesar ke 3 di dunia. “Selain itu Indonesia juga merupakan salah satu negara yang terdepan dalam pelaksanaan REDD+ ini sehingga menjadi penting untuk melihat bagaimana implementasinya” urainya.

 

Ashley mengungkapkan gagasan dalam REDD+ ini terkait dengan isu ‘degradasi hutan’, agroforestri, pertanian, konservasi dan pengelolaan hutan secara lestari, pemulihan hutan dan penghutanan kembali, serta peningkatan cadangan karbon hutan. “Isu tersebut memang terlihat mudah dan sederhana namun implementasi di lapangan akan jauh lebih sulit karena aka nada berbagai kepentingan didalamnya” ungkapnya.

 

Ashley Juga menjelaskan penelitian ini terkait dengan kebijakan yang diberikan oleh pemerintah serta penggunaan dana yang harus sampai ke tangan para komunitas hutan  secara transparan dan efisien. “Penelitian ini akan memakan waktu kurang lebih dua bulan bertemapat di DIY dan di beberapa daerah di Kalimantan tentunya dikerjakan bersama para akademisi dari JKSG UMY” jelasnya.

 

Senada dengan hal tersebut Dekan Fakultas ISIPOL UMY Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc menanggapi dengan positif kerjasama yang ditawarkan oleh University of Maryland Amrica. “Tentu saja kami bersedia bekerjasama dengan pihak tersebut karena kami di JKSG UMY juga memiliki konsentrasi yang sama terkait dengan pemerintahan” ujarnya.

 

Achmad Nurmandi Juga menambahkan penelitian ini akan bermanfaat bagi para akademisi terutama dosen karena akan menambah pengalaman serta wawasannya. “Selain itu juga menambah eksistensi dari JKSG UMY untuk turut serta dalam mengkaji implementasi program yang berskala internasional ini khususnya di Indonesia” pungkasnya.

Shared:
Shared:
1