PRPM Pondok Cabe Udik Ajak Kaum Muda Pahami Bahaya Komunis

Author : Pimpinan Pusat Muhammadiyah | Senin, 02 Oktober 2017 10:04 WIB

MUHAMMADIYAH.OR.ID, TANGGERANG SELATAN -- Rasa nasionalisme identik dengan bagaimana cara menangkal masuknya paham lain yang bertentangan dengan pancasila untuk masuk kedalam pemikiran masyarakat khususnya yang dapat memeca hbelah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan dengan kegiatan preventif seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Pondok Cabe Udik, Kota Tangerang Selatan, yaitu dengan nonton bareng (nobar) film tentang Gerakan 30 September.

Ketua PRPM Pondok Cabe Udik, Bahruddin  Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan nobar ini semata-mata untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya kaum muda tentang bahaya paham-paham yang bertentangan dengan pancasila, salah satunya adalah komunisme.

"Agar dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan pancasila," ujar Bahruddin usai Nobar di Lapangn Voli Pondok Cabe Udik, Sabtu (30/9) malam.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Pimpinan Daerah PM (PDPM) Tangerang Selatan, Zaky Anshari, menambahkan bahwa nobar ini berniat untuk meluruskan sejarah terkait dengan pergerakan G30S/PKI yang menewaskan tujuh perwira Tentara Nasional Indonesia.

"Kelahiran KOKAM yang juga merupakan elemen pemuda Muhammadiyah, salah satunya dilatarbelakangi oleh semangat nasionalisme dan mencegah paham-paham yang bertentangan dengan nilai pancasila, maka dari nobar film seperti ini perlu dibumikan kepada masyarakat," ujar Zaky.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kelurahan Pondok Cabe Udik, M Hamim. (nisa)

Kontributor: Fathurrahman

 

Shared:
Shared:
1